Islamic Center Masih Butuh Rp 100 Miliar
Mesjid Islamic Center Lhokseumawe yang dibangun Pemkab Aceh Utara tahun 1990-an kini telah rampung sekitar 60 persen
Ketua Panitia Pembangunan Islamic Center, Arifin Abdullah, Minggu (13/5) menyatakan, sejak Pemkab Aceh Utara menyerahkan kelanjutan pembangunan Islamic Center ke Pemko Lhokseumawe pada 6 Mei 2009, secara perlahan pembanguan masjid itu dilanjutkan dengan dana dari berbagai pihak seperti APBA, APBK, sumbangan gubernur, dan sejumlah donatur lainnya.
“Kita pernah ajukan permohonan bantuan ke Kerajaan Arab Saudi. Ide itu berawal saat Kedubes Arab Saudi berkunjung ke Islamic Center tahun 2010. Namun, sejauh ini belum ada tanggapan. Sedangkan upaya mencari bantuan ke Pemerintah Pusat sekarang juga sedang kita upayakan,” ungkap Arifin.
Dengan masih minimnya bantuan, tambah Arifin, pihaknya belum bisa menargetkan kapan pembangunan masjid yang dilengkapi dengan gedung serbaguna, perpustakaan umum, sekolah, museum, play grup, wisma tamu, kios, dan rumah imam besar tersebut bisa rampung. “Saat ini, penyelesaian pembangunan kubah yang sedang berjalan dibiayai dengan dana APBK,” pungkasnya.(bah)