Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Ingin Jadi Dai Perempuan

Iffatul Izzah memiliki cita-cita yang sangat mulia sebagai dai perempuan dan sekaligus guru agama

Tayang:
Editor: bakri
Iffatul Izzah memiliki cita-cita yang sangat mulia sebagai dai perempuan dan sekaligus guru agama. “Saya tertarik menjadi dai, karena selama ini kebanyakan penceramah yang tampil di depan umum adalah kaum laki-laki,” kata pemenang juara lomba dai cilik yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Unsyiah awal tahun 2012 itu.

Dai perempuan Aceh selama ini hanya dikenal Hj Fatimah Cut. Setelah itu, tidak pernah muncul lagi penceramah agama dari kaum perempuan Aceh yang lain. “Kalaupun ada, mungkin pandainya tidak sepopuler Hj Fatimah Cut,” katanya.

Putri sulung tiga bersaudara pasangan T Abdul Muzakkir dan Sabariah ini juga hobi berenang, senam, dan mengarang. Sejumlah koleksi tulisannya, baik dalam bentuk cerita fiksi maupun nonfiksi saat ini masih disimpan dalam buku catatan pribadi. “Belum ada yang saya publikasikan,” kata penyuka milo dan nasi goreng tersebut.

Dari sejumlah judul karya fiksinya, yang masih diingat hanya “pulang kampung” dan “lebaran misterius”, serta puisi berjudul “Ibu”. (sir)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved