Pamit Sekolah, Pelajar Tak Pulang Lagi
"Malam sebelum pergi masih bercanda, anaknya itu pendiam dan penakut, apa-apa minta sama saya," kata Rusmiati, Selasa (22/5/2012).
"Malam sebelum pergi masih
bercanda, anaknya itu pendiam dan penakut, apa-apa minta sama saya,"
kata Rusmiati, Selasa (22/5/2012).
Warga Jalan Karangsari
Semarang ini mengaku sudah mencari ke mana-mana. Bahkan ia mengaku sudah
mendatangi lima orang pintar untuk mencari keberadaan anaknya namun
belum juga ada kabar.
Tidak hanya itu, ia pun mencari ke
sejumlah tempat yang biasa digunakan nongkrong anak-anak jalanan. "Saya
datangi satu per satu, seperti di Simpanglima dan bawah jembatan
Siliwangi, tapi anak saya tidak ada juga," ujar Aryono.
Kekhawatiran
tentang kondisi anaknya saat ini semakin bertambah ketika ia membaca
buku harian dan membuka ponsel milik anaknya. Ia mengaku menemukan
banyak tulisan tentang kisah percintaan anaknya dengan beberapa
laki-laki. "Di buku hariannya itu ada tulisan anak saya yang bercerita
kalau sedang jatuh cinta," ungkapnya.
Iapun mengaku sudah
mendatangi pihak sekolah untuk menanyakan keberadaan anaknya. Namun ia
justru dikagetkan bahwa berdasarkan keterangan pihak sekolah, Laras
sudah jarang masuk sejak usai lebaran. "Padahal setiap hari pamit
sekolah," katanya.
Aryono pun berusaha meminta bantuan kepada
pihak kepolisan dengan melapor ke Polsek Tugu Semarang, namun laporannya
kurang mendapat tanggapan. Ia hanya diberi selembar kertas untuk
mencatatkan nama dan ciri-ciri anaknya. Meski begitu ia mengaku akan
terus mencari bagaimanapun caranya hingga Laras ditemukan.