Pengawasan Mitan di Singkil Diperketat
Menyusul munculnya informasi adanya penyelundupan minyak tanah (Mitan) bersubsidi dari Kabupaten Aceh Singkil ke Aceh Selatan
Kepala Bidang Perdangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Singkil, Mardi Safi’i, menyatakan, setelah munculnya informasi adanya penyelundupan, pengawasan terhadap Mitan diperketat. “Kami sudah mendengar adanya penyelundupan. Syukurnya cepat diketahuinya, sehingga dapat dilakukan pengawasan lebih ketat lagi,” ujarnya.
Sementara itu harga maupun pasokan Mitan di Aceh Singkil sejauh ini dilaporkan normal. Informasi yang diperoleh Serambi, Selasa (23/5), harga jual Mitan di pengecer Rp 6.000 per liter. Sedangkan pedagang eceran yang ada di pelosok menjualnya Rp 7.000 per liter. Sementara bila masyarakat membeli ke pangkalan harganya Rp 4.000 sampai Rp 5.000 per liter.
“Kalau beli ke agen dapat Rp 4.000, tapi di pengecer Rp 12.000 per bambu (dua liter-red). Harganya sama dengan sebelumnya,” kata Sumia warga Singkil Utara.(c39)