Mayat tanpa Identitas Dikebumikan di Cot Gue
Kalau lama lagi dipertahankan, mungkin kondisinya kian memprihatinkan
Informasi diperoleh Prohaba, prosesi pemakaman tidak mungkin akan diulur lagi, karena kondisi mayat sudah tidak memungkinkan untuk dipertahankan lebih lama dalam lemari es, Kamar Jenazah RSUZA. “Mayat sudah tiga hari dalam lemari es kamar jenazah. Kalau lama lagi dipertahankan, mungkin kondisinya kian memprihatinkan,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Moffan MK SH, melalui Kapolsek Jaya Baru, Iptu Asyhari Hendri, Jumat (25/5) siang.
Menurutnya, tindakan itu harus ditempuh setelah pihak Kamar Jenazah RSUZA betul-betul memastikan mayat tersebut, tanpa identitas dan tidak ada keluarga serta kerabat yang menjenguknya di sana. “Kalau memang belakangan ada pihak keluarga atau kerabatnya, datang saja ke Polresta atau ke Polsek Jaya Baru. Apalagi semua harta benda korban masih diamankan di Polresta Banda Aceh,” ujar Asyhari.
Sementara seorang petugas kamar jenazah yang ditemui Prohaba, mengatakan, jenazah pria tanpa identitas itu telah dikebumikan Rabu (23/5) siang, sekira pukul 11.00 WIB di Pemakaman Umum milik RSUZA, di Gampong Cot Gue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.
“Langkah tersebut selalu kami lakukan, bila sampai dua atau tiga hari sesosok mayat bertahan di sini dan tidak ada seorang pun yang mengenalinya, maka akan diambil tindakan penguburan,” kata petugas itu.
Seperti diberitakan sebelumnya sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di halte Jalan Teuku Umar, Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Senin (21/5), sekira pukul 09.30 WIB.
Dari pria tersebut polisi mengamankan sepeda motor Grand Astrea hitam BL 3293 KQ yang berada di sampingnya serta BPKB atas nama Zakaria Rahman, beralamat Kampung Murung, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Tapi, polisi tidak dapat mematikan nama pemilik di BPKB betul-betul identitas jenazah atau bukan. Selain itu polisi juga mengamankan baju serta celana korban.(mir)