Lima Warga Banda Aceh Tewas Tabrakan di Kediri
Musibah itu terjadi akibat mobil Kijang Innova BK 1192 KL bertabrakan dengan truk kontainer nomor polisi L 8767 UR bermuatan tepung
Penelusuran Serambi, korban tewas akibat kecelakaan maut tersebut adalah Yulia Sari SKM (38) bersama dua anaknya, Bella Tamica Graci Ketaren (17) dan Tasya Amalia Taron (12). Dua lainnya adalah Khairul Fadly (28) sopir dan Andi (48) sopir cadangan. Sedangkan
Jenda Ingan Mahuli (48) selamat dari tragedi itu namun sangat trauma karena istrinya, Yulia Sari dan kedua anaknya, Bella dan Tasya meninggal dunia.
Jenda Ingan Mahuli bersama keluarganya tercatat sebagai warga Jalan Agraria, Kompleks Firdaus, Gampong Mulia, Banda Aceh. Jenda Ingan Mahuli dikenal sebagai pengelola sejumlah lembaga pendidikan kesehatan di Aceh, antara lain di Aceh Selatan, Bener Meriah, dan Pidie. Sedangkan sang istri, Yulia Sari berprofesi sebagai PNS/bidan). “Sejak dua tahun terakhir Pak Jenda sering bolak-balik Medan-Banda Aceh karena istri beliau sedang mengikuti program S2 di Medan. Kebiasaan beliau juga sering jalan-jalan bersama keluarga ke berbagai daerah,” kata seorang tetangga satu kompleks dengan korban.
Laporan terbaru yang diterima Serambi tadi malam menyebutkan, jenazah semua korban sudah diterbangkan dari Kediri tujuan Medan, pada Jumat kemarin. Selanjutnya dari Medan dibawa dengan ambulans ke Banda Aceh. Hingga pukul 23.00 WIB tadi malam, keluarga besar korban masih menunggu ketibaan jenazah di rumah duka, yaitu di Lampineung, rumah orangtua almarhumah Yulia Sari.
Kronologis
Kapolres Kediri Kota, AKBP Ratno Kuncoro yang ditemui di lokasi kejadian, Jumat (6/7) mengatakan, kecelakaan terjadi di perempatan Semampir, Kota Kediri. Dari arah Surabaya melaju kencang truk pengangkut tepung sedangkan dari arah Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri melaju Kijang Innova. Masih ada satu mobil lainnya dari arah Kota Kediri ke Surabaya yaitu Suzuki Panther.
Kapolres mengungkapkan, kecelakaan ini terjadi karena kelalaian dari sopir yang mengendarai mobil Kijang Innova BK 1192 KL yang melaju dari arah Pare, Kabupaten Kediri. Sopir mengemudikan dalam kecepatan tinggi, padahal mereka melewati persimpangan yang juga merupakan jalur provinsi. Saat dini hari itu, jalanan memang terlihat lengang, tapi karena jalan itu merupakan jalur provinsi juga digunakan kendaraan besar.
Mobil Kijang Innova itu bertabrakan dengan truk kontainer bernomor polisi L 8767 UR yang berisi tepung yang dikemudikan oleh Imam Syafii (40) asal Bungurasih Utara, Waru, Sidoarjo.
“Jarak antara kedua kendaraan itu sudah sangat dekat, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan,” kata Kapolres Ratno Kuncoro.
Mobil Innova menabrak truk, sampai truk terguling ke arah kanan. Truk yang terguling itu menimpa/menabrak Suzuki Panther nomor polisi AD 8437 JB yang melaju dari arah Kediri ke Surabaya yang dikendarai Hadi Biantoro, (39) warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Kota, Kediri.(nas/ant)