Organisatoris yang Berprestasi
Cut Ardila, siswi kelas III SMP Negeri 3 Lhoknga, Aceh Besar, tercatat sebagai salah seorang di antara 30 siswa yang memiliki darah
Selain mengikuti lomba baca puisi, dara kelahiran Lampaya, Lhoknga, ini juga mengaku sebagai peraih gelar juara seni menggambar dan busana muslimah. Cut Ardila juga pernah meraih prestasi di bidang atletik.
Gelar pada lomba lari 80 meter itu dimenangkan putri sulung empat bersaudara pasangan Kamaruddin dan Darmawati ketika masih duduk di bangku SD Negeri 08 Cipinang, Jakarta, pada tahun 2005 lalu. “Saat itu, selepas tsunami, kami sekeluarga terpaksa mengungsi ke Jakarta,” kenang dara yang bercita-cita menjadi Polwan tersebut.
Alumnus SD Negeri 2 Lhoknga ini secara terus terang mengaku sudah mencapai prestasi yang lumayan di SMPN 3. “Saat ini saya sering mendapat ranking II. Sedangkan ranking satu hampir selalu diraih Lia Yuliana, teman sekelas,” katanya.
Dara yang mengaku hobi membaca itu juga tercatat sebagai Wakil Ketua OSIS SMP Negeri 3 Lhoknga. Di samping aktivitasnya sebagai pelajar yang terus menekuni pelajaran di sekolah, Cut Ardila juga aktif mengaji. Dia sudah mengaji Quran hingga juz 25. Pada malam hari, dara yang ingin melanjutkan pendidikannya ke SMK Farmasi atau SMK Negeri 1 Banda Aceh, itu juga aktif mempelajari kitab. Ada tiga kitab yang sedang dipelajari, yakni masailal, akhlak, dan tajwid.
Meski mengaku sebagai pemegang ranking dua kelas, Cut Ardila mengaku mata pelajaran fisika termasuk yang paling payah baginya. Sedangkan dua pelajaran yang dianggap mudah masing-masing biologi dan fikih.(sir)