Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Yayasan Tarbiyatul Waliyyah, Peureulak Timur

Membina Ahklak, Meredam Kenakalan Remaja

Yayasan Tarbiyatul Waliyyah kini memiliki sekitar 60 santri yang terdiri dari 35 wanita, serta lima pria yang umumnya merupakan anak yatim

Tayang:
Editor: hasyim
zoom-inlihat foto Membina Ahklak, Meredam Kenakalan Remaja
Santri Yayasan Tarbiyatul Waliyyah, Peureulak Timur, Aceh Timur bercocok tanam. SERAMBI/NASRUDDIN
Yayasan Tarbiyatul Waliyyah, berada di Desa Seunebok Teungoh, Kemukiman Alue Lhok, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, persinya di bagian timur pusat pasar Peuruelak. Lembaga tersebut tempat mengasuh anak yatim yang masih belia, yakni yang sudah berumur empat tahun. Yayasan Tarbiyatul Waliyyah kini memiliki sekitar 60 santri yang terdiri dari 35 wanita, serta lima pria yang umumnya merupakan anak yatim.

Pembangunan gedung yayasan itu diprakarsai oleh masyarakat setempat untuk mengantisipasi kenakalan remaja. Para santri yang ada tersebut   berasal dari Peureulak Timur, Peureulak Kota, Idi Rayeuk, dan beberapa wilayah lainnya.

Untuk menghidupkan yayasan tersebut pengurus mendapat bantuan dana dari APBN dan APBA. Sedangkan dari APBK Aceh Timur, menurut pengurus yayasan itu belum ada, karena masih dalam tahap lobi. Untuk APBN bagi penghuni atau anak yatim ditempat tersebut dibiayai sebesar Rp 3.000/orang, sedangkan dari APBA sebesar Rp 5.000/orangnya dan hal tersebut sudah berjalan selama tiga tahun.

Lembaga non formal itu berdiri di atas lahan seluas 14 rante. Yayasan itu juga menerapkan sistem pembelajaran sama seperti dayah pada umumnya. Dimana materinya meliputi Safinatun Naza, Awamil, Zammon, Akhlak, Fardhu Ain, serta pengajian dasar setiap tiga kali sehari yakni malam, pagi dan subuh. Sementara para pengajar di yayasan tersebut berjumlah 11 orang dan kesemuanya belum PNS. Sedangkan honor atau jerih mereka hanya sebesar Rp 100.000/bulan, itupun kadang ada kadang tidak, tetapi para guru itu tetap serius mengasuh anak-anak yatim itu.

Selain dari APBA dan APBN, yayasan itu dalam aktifitas sehari hari juga sering menerima sumbangan dari masyarakat berupa beras, mie instant maupun berupa barang atau bentuk makanan lainnya, sehingga tidak jarang dari sejak keberadaaanya sampai sekarang, yayasan itu masih tetap bertahan.

“Kalau hari-harinya, santri pada yayasan ini banyak yang bersekolah, sehingga pada malam harinya, atau usai pulang sekolah, santri kembali dan belajar di sini,”ujar Tgk Zulkifli, pimpinan yayasan.  Menurutnya, para santri selain ditempa ilu agama Islam, juga diajarkan dalam bidang bercocok tanam.(nasruddin)

data yayasan

Nama yayasan : Tarbiyatul Waliyyah, Seunebok Teungoh,
               Peureulak Timur Aceh Timur
Berdiri : Fabruari 2008
Jumlah santri: 60 orang
Jumlah pengajar: 11 orang
Pelajaran yang diajarkan: Safinatun Naza, Awamil, Zammon, Akhlak, Fardhu Ain, Pengajian

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved