Yayasan Tarbiyatul Waliyyah, Peureulak Timur
Zulkifli, Sang Motivator Para Yatim
Nama lekaki lengkapnya Tgk Zulkifli Razali atau sering disebut Abu Don. Pria ini kelahiran Lamno, Aceh Jaya, 7 Juli 1962 yang dalam kehidupan
Mengaji merupakan kesukaannya sejak kecil, sehingga beranjak remaja ia mulai mengikuti pengajian di kampung halaman tercinta yakni, Dayah BUDI di Desa Jangeut Lamno. Selanjutnya ‘bertualang’ ke Kabupaten Aceh Timur sekitar tahun 1997. Sebelumnya, Abu Don juga sempat nyantri di Dayah Mudi Mesra, Samalanga, serta menjadi guru pada dayah Darul Muarif, Banda Aceh.
Baru setelah itu, Abu Don menjadi guru di pesantren Al-Muna, Alue Lhok, Aceh Timur hingga tahun 2002, dan hingga kini dipercayakan menjadi pimpinan pada yayasan itu. Dalam wejangannya pada santri, Abu Don selalu menanamkan prinsip menuntut ilmu baik itu wajib bagi siapa saja.
Sebab, dengan ilmu akan membawa kebahagian bagi manusia di dunia dan diakhirat kelak.
“Mendidik anak yatim lebih sulit dari pada santri yang lainnya, disini kita lebih membutuhkan kesabaran. Alhamdulillah, para santri di sini, belum dijumpai adanya yang prilaku tidak baik itu,”ujarnya. Dalam proses pembelajaran, ia selalu menerapkan kedisiplinan, karena dispilin merupakan kunci sukses baik pada pendidikan agama dan umum lainnya.
“Para santri diupayakan selalu ada kebersamaan, dan selalu melaksanakan shalat secara berjamaah,”kata Tgk Zulkifli Razali. Menurut Abu Don, selain menerapkan sistem kebersamaan, dirinya juga senantiasa memotivasi para santri tersebut untuk rajin-rajin belajar. Selamat berjuang Abu Don, semoga apa yang dikerjakan hari ini menjadi amal ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT, Amin Yarabal Alamin.(nasruddin)