Semburan Air PDAM Kagetkan Warga Samudera
Semburan air dari pipa utama PDAM Tirta Mon Pase yang bocor, Sabtu (28/7) sekira pukul 12.30 WIB, mengangetkan di Desa Tanjong Mesjid
Masing-masing, perabotan dan barang elektronik milik Afriani (26) kemudian, Meutia (30) dan juga barang dalam ruko Saifullah. Amatan Serambi, teras ruko milik Afriani (26) dan Meutia (30) rusak, karena sumburan air kencang dari pipa PDAM. Kemudian parabola yang berada di depan rumah Afriani juga rusak akibat terkena batu yang diterbangkan sumburan air.
“Saya sontak terbangun mendengar suara hantaman benda keras di atas atap rumah, ternyata air muncrat cukup kencang dari pipa PDAM disertai batu. Peralatan dalam rumah, termasuk tempat tidur basah. Bahkan karpet dalam rumah kami terseret air,” kata Afriani kepada Serambi kemarin. Disebutkan televisi dalam rumahnya juga ikut rusak
Meutia kepada Serambi juga mengaku tiga lemari beserta loudspeaker di rumahnya ikut basah. “Saya sampai sahur tak tidur, karena tempat tidur kami basah. Kami minta PDAM supaya mengganti peralatan rumah kami yang rusak,” katanya.
Saifullah kepada Serambi juga mengaku, dalam rukonya barang elektronik yang rusak adalah mesin fotokopi, kemudian, satu unit komputer akibat terkena air. “Tadi datang teknisinya, mereka menyebutkan bagian power mesin fotokopi saya rusak akibat kena air. Kemudian satu unit komputer yang rusak pada bagian CPU-nya,” katanya.
Disebutkan, dirinya langsung menutup pintu ruko setelah melihat sumburan air kencang dari pipa PDAM ke rukonya. “Kalau tidak, semua barang elektronik saya akan basah semua,” katanya.(c37)
Kami Perbaiki
KAMI sedang melakukan perbaikan pipa PDAM yang rusak di jalan Desa Tanjong Mesjid Kecamatan Samudera, Aceh Utara karena ada bocor. Kejadian air muncrat dari pipa yang bocor ke rumah warga di luar dugaan kami. Namun, kami sudah mendata apa saja yang rusak milik warga dan kami akan mengupayakan untuk perbaikan barang yang rusak bukan diganti.
* Zulfikar Rasyid, Direktur Utama PDAM Tirta Mon Pase, Aceh Utara.(c37)