Kebakaran Hanguskan 22 Rumah di Panteraja
Rabu, 8 Agustus 2012 18:01 WIB
Berita Terkait
- Limbah Puskesmas Resahkan Warga Lueng Putu
- Satpol PP Pijay Sosialisasi Razia Ternak
- Korban Kebakaran di Rantau Tagih Janji Pemkab
- Di Pidie Jaya, Sapi Berkeliaran Malam Hari
- Kakak Beradik Tewas Terbakar
- Pemkab Pijay Respon Keluhan Honorer K2
- Gudang Belakang Makodim Aceh Utara Terbakar
- 105 SK Tenaga Honoret K2 Pijay Palsu
- Kantin Sekolah Muhamadyah Langsa Terbakar
- Rumah Janda Rohani Terbakar
Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU -Kebakaran besar, Rabu (8/8/2012) siang melanda Pidie jaya. Tercatat sebanyak 22 unit rumah milik penduduk Desa Teungoh Panteraja ludes dilalap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kecuali sebagian besar harta benda dalam rumah musnah terbakar. Hari itu juga, pemkab setempat langsung menyalurkan bantuan masa panik. Kini, para korban terpaksa tidur di sawah.
Data yang dihimpun Serambinews.com disertai keterangan sejumlah penduduk setempat di lokasi kejadian kemarin menyebutkan, bahwa musibah tersebut terjadi menjelang shalat zuhur atau sekitar pukul 13.00 WIB.
Sumber api masih simpang siur. Suhu udara yang lumayan panas disertai juga dengan tiupan angin yang agak kencang membuat seratusan warga yang berjibaku dengan api kewalahan menghadapinya.(ag)
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU -Kebakaran besar, Rabu (8/8/2012) siang melanda Pidie jaya. Tercatat sebanyak 22 unit rumah milik penduduk Desa Teungoh Panteraja ludes dilalap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kecuali sebagian besar harta benda dalam rumah musnah terbakar. Hari itu juga, pemkab setempat langsung menyalurkan bantuan masa panik. Kini, para korban terpaksa tidur di sawah.
Data yang dihimpun Serambinews.com disertai keterangan sejumlah penduduk setempat di lokasi kejadian kemarin menyebutkan, bahwa musibah tersebut terjadi menjelang shalat zuhur atau sekitar pukul 13.00 WIB.
Sumber api masih simpang siur. Suhu udara yang lumayan panas disertai juga dengan tiupan angin yang agak kencang membuat seratusan warga yang berjibaku dengan api kewalahan menghadapinya.(ag)
