Perusahaan Daerah tak Pernah Laba
Tiga perusahaan daerah (PD) milik Pemkab Aceh Utara sejak tahun 2008 sampai 2011 tak pernah memperoleh laba untuk disetor
LHOKSUKON - Tiga perusahaan daerah (PD) milik Pemkab Aceh Utara sejak tahun 2008 sampai 2011 tak pernah memperoleh laba untuk disetor ke kas daerah. Ketiga perusahaan daerah itu adalah PD Bina Usaha, PDAM Tirta Mon Pase, dan BPR Sabe Meusampe.
Koordinator Bidang Advokasi Anggaran dan Kebijakan Publik LSM Masyarakat Transfaransi Aceh (MaTA), Hafidh kepada Serambi, Senin (13/8), mengatakan, data yang diperoleh pihaknya dari DPKKD Aceh Utara memperlihatkan penyertaan modal pemerintah daerah ke tiga perusahaan itu terlalu. Bahkan, menurutnya, pendapatan dari hasil penyertaan modal yang disetor untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat kecil.
“Karenanya, kami mendesak bupati Aceh Utara segera menganalisis apakah perusahaan daerah itu perlu dipertahankan atau dibubarkan. Misalnya, salah satu anak PD Bina Usaha yaitu PT Bina Usaha Satu yang mengelola Kapal Marisa yang jelas-jelas sudah bangkrut patut dipertahankan?. Jika memang dinilai penting, lebih baik perusahaan itu diswastakan. Sehingga, PAD dari perusahaan daerah itu bisa lebih jelas” jelas Hafidh.
Secara terpisah, Wahyuddin, Albra MSi Ak Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, menyebutkan esensi pendirian perusahaan daerah adalah menghasilkan laba untuk daerah. “Jika tidak bisa menghasilkan laba, Pemkab harus memeriksa ada apa di perusahaan itu. Masalah ini harus cepat diselesaikan, sehingga ke depan Pemkab bisa menerima pendapatan dari perusahaan yang dimilikinya,” pungkas Wahyuddin.(c46)
Segera Evaluasi
SAYA kira Pemkab Aceh Utara harus segera mengevaluasi semua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Usai Lebaran nanti, bupati harus memanggil seluruh direktur perusahaan itu untuk melihat laporan tertulis dan kendalanya. Untuk masalah yang ada di ketiga perusahaan daerah itu juga harus segera dicari solusi. Sehingga, ke depan perusahaan itu bisa menghasilkan laba dan bisa menambah PAD Aceh Utara.
* Azhari Cage, Ketua Komisi C DPRK Aceh Utara.(c46)
Tim Sedang Bekerja
SAYA bersama Pak Bupati telah membentuk tim untuk mengevaluasi secara menyeluruh kinerja semua perusahaan daerah milik Pemkab Aceh Utara. Saat ini, tim sedang bekerja. Kita ingin melihat apa masalah yang dihadapi perusahaan daerah itu. Apakah pimpinannya yang tidak mampu menjalankan roda usaha, atau tim di perusahaan itu yang tidak solid, atau ada kendala lain. Setelah Lebaran, kita akan membahas masalah ini dengan semua pimpinan perusahaan daerah.
* Drs M Jamil MKes, Wakil Bupati Aceh Utara.(c46)