Rabu, 10 Juni 2026

Sekda Aceh: Masyarakat Muak Lihat PNS

"Di HP saya penuh dengan cercaan dari masyarakat yang saya terima setiap hari,"

Tayang:
zoom-inlihat foto Sekda Aceh: Masyarakat Muak Lihat PNS
DOK.SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Para pegawai negeri sipi/calon pegawai negeri sipil (PNS/CPNS) dan honorer Pemko Subulussalam, Senin (12/9/2011) diapelkan di halaman kantor wali kota setempat lantaran membolos pada hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri 1432 hijriah.
Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Masyarakat di Aceh muak melihat kebiasaan  pegawai negeri sipil (PNS) nongkrong di warung kopi pada jam kerja. Sumpah serapah masyarakat tersebut acap dikirimkan melalui pesan singkat ke telepon seluler Sekda Aceh T Setia Budi.

"Di HP saya penuh dengan cercaan dari masyarakat yang saya terima setiap hari," kata T Setia Budi seusai pengucapan sumpah oleh 46 pegawai Kantor Penghubung Propinsi Aceh Jakarta di Mess Aceh, Jumat (9/11/2012) petang.

Sekda mengatakan, Pemerintah Aceh telah menerapkan sanksi keras berupa pemotongan tunjangan prestasi kerja (TPK) terhadap pegawai yang kedapatan nongkrong di warung kopi pada jam kerja.

"Bukan cuma pegawai bersangkutan yang klena sanksi, tapi juga atasannya," kata Setia Budi.

Langkah tegas Pemerintah Aceh tersebut dimaksudkan untuk
mendisiplinkan pegawai di lingkungan Setda Aceh.

Kepada masyarakjat luas juga dipersilakan melaporkan langsung apabila mendapati pegawai nongkrong di warung kopi pada jam kerja.

Kepada pegawai Kantor Penghubung, Sekda Setia Budi memesankan bahwa pegawai langsung mendapat sorotan tajam dari masyarakat apabila terdapat prilaku buruk pegawai.

"Kita sedang memperbaiki hal itu," katanya.(fik)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved