Jumat, 17 April 2026

Pria Perancis Masuk Islam di Masjid Raya

Pria berkebangsaan Perancis, Pierre Louis Berillon (40) masuk Islam di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (16/11)

Editor: hasyim
zoom-inlihat foto Pria Perancis Masuk Islam di Masjid Raya
SERAMBI/BEDU SAINI
Pierre Louis Berillon (40) Warga Negara Perancis (kiri) mengucapkan dua kalimah syahadat sebagai ikrar masuk agama Islam yang dituntun Imam Masjid Raya Baiturrahman Tgk H Ridwan Djohan (kanan) disaksikan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman , Banda Aceh, Jumat (16/11). Pierre Louis Berillon mengganti namanya menjadi Irwan Pierre.
BANDA ACEH - Pria berkebangsaan Perancis, Pierre Louis Berillon (40) masuk Islam di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (16/11). Prosesi pensyahadatan pria yang sebelumnya beragama kristen katolik itu dipandu Imam Shalat Rawatib Masjid Baiturrahman Teungku Ridwan Djohan.

Sebelum memandu Pierre mengucap dua kalimah syahadat sebagai syarat memeluk Islam, Ridwan terlebih dahulu bertanya pada lelaki itu. “Apakah benar saudara memeluk Islam karena keinginan diri sendiri,” tanya Ridwan, sambil menambahkan bahwa dalam Islam tak boleh memaksa umat lain memeluk agamanya.

Didampingi penerjemah Abdul Jalil Ahmad, lelaki yang mengaku sudah sembilan bulan di Aceh sebagai pelatih selam (diving) mengiyakan pertanyaan itu. “Saya sudah lama tertarik dengan Islam, saya juga sangat suka Aceh karena sangat kental keislamannya. Karena itu saya memilih memeluk Islam di masjid raya ini,” kata Pierre dengan Bahasa Indonesia bercampur Bahasa Inggris.

Kemudian lelaki itu mengucapkan dua kalimah syahadat diikuti terjemahan dalam Bahasa Indonesia yang dipandu Teungku Ridwan. Selanjutnya, Pierre yang menggantikan nama Islam menjadi Irwan Pierre spontan meminta mikrofon untuk berbicara. “Aku senang sekali menjadi muslim di Kota Banda Aceh,” ucapnya.

Usai pensyahadatan itu, Ridwan memberi ceramah singkat kepada Irwan, seperti memperkenalkan rukun Islam dan mempersilakan lelaki  itu terus belajar dan beribadah sesuai tuntunan Islam. “Saudara saat ini ibarat kertas putih yang belum ternoda sedikit pun, bebas dari dosa sebelumnya. Jadi tinggal mengisi kertas putih itu dengan tinta emas berupa ibadah, jangan mengisi dengan tinta hitam yaitu perbuatan tercela,” saran Ridwan.

Disaksikan Gubernur

Prosesi pensyahadatan usai shalat Jumat itu turut disaksikan oleh puluhan jamaah shalat Jumat Masjid Raya Baiturrahman, termasuk Gubernur Zaini Abdulah yang juga ikut menandatangani surat pernyataan sebagai saksi. Usai prosesi itu, ketika ditanya wartawan, apakah Irwan yang masih lajang itu ada keinginan menikahi perempuan Aceh, lelaki itu menjawab: “Ya, kalau Allah menghendaki, kenapa tidak,” jawabnya.(sal)

---------
Saksikan konser kemanusian untuk Rakyat Palestina bersama Fadly (Padi), Sulis (Cinta Rasul), Tim Nasyid Izzatul Islam dan Rafli Kande, 18 November 2012 di AAC Dayan Dawood.
Infaq dapat juga disalurkan melalui Rek BSM Nomor 707 555 6661 a.n KNRP Aceh | Info: 0877 4757 6844.

Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh adalah lembaga kemanusian yang peduli permasalahan Masjid Al-Aqsa dan isu kemanusian rakyat Palestina.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved