PAUD Bakal Dipusatkan di Masjid
Mulai tahun ajaran 2013/2014, program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan diselenggarakan di masjid-masjid Indonesia.
Pemanfaatan masjid sebagai tempat pelayanan
PAUD ini menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad
Nuh, sangat efektif melihat sarana dan prasarana di tempat ibadah
menunjang pendidikan karakter terutama pendidikan agama.
"Kalau
PAUD dilaksanakan di masjid-masjid, urusan sikap sudah terbentuk disana,
sebab masa kecil di masjid itu indah sekali. Pelajaran agama-nya live.
Mereka bisa mendapatkan langsung pendidikan itu dari lingkungan masjid
dan sekitarnya," ucap Nuh.
Dia menambahkan, nantinya akan ada alat-alat permainan edukasi, yang bisa merangsang pengembangan pendidikan mereka.
"Akan
ada sarana pendukung yang dananya bersumber dari partisipasi Mendikbud,
dan sebagiannya lagi dari DMI, karena kita sharing, berbagi,"
tambahnya.
Untuk itu, Mendikbud mengharapkan kerjasama ini akan
mampu mendorong pengembangan partisipasi publik dalam penyelenggaraan
PAUD di lingkungan masjid. Sehingga kekuatan pendidikan tidak
semata-mata ada di tangan pemerintah, tetapi juga detak nadinya ada di
dalam masyarakat.
"Kita bersama-sama disini, kalau kesadaran publik sudah muncul, maka proses pendidikan kita akan mudah," katanya.
Nuh
juga meyakini, pendidikan masjid dan PAUD sejalan dengan penataan
kurikulum yang sedang berlangsung saat ini, yaitu mengembangkan
atttitude, skill, dan sekaligus knowledge.