Gubernur Ganti Dirut PDPA
Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengganti Syukri Ibrahim sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA), dan
BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengganti Syukri Ibrahim sebagai Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA), dan melantik pejabat baru Ir Nasruddin Daud untuk posisi tersebut. Pelantikan empat direksi dan lima orang Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA), berlangsung Rabu (13/3) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.
Dalam rilis yang dikirim Serambi, Rabu (13/2) Kepala Biro Humas Setda Aceh, Nurdin F Joes mencantumkan nama-nama direktur yang dilantik.(baca mereka yang dilantik)
Menurut Nurdin, pelantikan sesuai dengan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 539/110/2013 tanggal 5 Februari 2013, Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Direksi Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh dan Keputusan Gubernur Nomor 539/108/2013 tentang Pengangkatan Badan Pengawas PDPA.
Gubernur Zaini Abdullah mengatakan, pelantikan pejabat baru bukan berarti jajaran direksi sebelumnya tidak berkualitas. Pemerintah Aceh perlu menempatkan figur-figur yang memiliki jiwa bisnis, bisa berkreasi, berinovasi, dan bertanggung jawab dalam rangka peningkatan kapasitas profesionalisme.
“Perubahan ini semata-mata untuk penyegaran, sehingga PDPA Aceh mutlak harus memiliki semangat baru untuk melakukan pencapaian terhadap hal-hal yang ditargetkan,” ujar Gubernur.
Zaini Abdullah berharap, jajaran direksi PDPA yang baru saja dilantik dapat mengedepankan profesionalisme dalam bekerja, sehingga perusahaan daerah ini dapat berjalan sebagai sebuah perusahaan yang berorientasi pada bisnis, dan lambat laun dapat mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah daerah.
“Saya mengharapkan agar Badan Pengawas PDPA dapat mendorong terciptanya perubahan paradigma di perusahaan daerah dalam meraih peluang usaha dengan kemampuan kompetitif yang lebih baik, sehingga kinerja PDPA dapat lebih maksimal di masa-masa mendatang. Semoga kinerja PDPA bisa lebih baik lagi sehingga lembaga ini mampu mendukung Pemerintah Aceh dalam menggali potensi sumber daya daerah kita untuk modal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Doto Zaini.
Turut hadi dalam pelantikan direksi dan badan pengawas PDPA, antara lain, ketua DPRA, Hasbi Abdullah, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA), Badruzzaman SH, para Kepala SKPA dan unsur pengusaha.
Dari data yang diperoleh Serambi, Syukri Ibrahim hanya enam bulan menduduki pos sebagai direktur PDPA. Ia di lantik untuk posisi tersebut oleh Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Selasa (2/10). Turut dilantik pada hari itu Kamaruddin Abubakar (Abu Rajak) sebagai Ketua Pelaksana Badan Pengawas PDPA.(swa/rel)