Penyakit Kejang Otot Serang Ternak di Nagan
Distannak Abdya tengah berupaya menanggulanginya dengan cara menyuntik vaksin terhadap ternak dimaksud
“Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan petugas medis Distannak Nagan Raya, penyakit lumpuh yang dialami ternak kerbau dan sapi ini akibat serangan penyakit Grassetani (kejang otot kaki),” kata Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, drh Muhammad Zahed kepada Serambi, Jumat (15/3) di Jeuram.
Muhammad Zahed mengaku, serangan penyakit lumpuh tersebut kerap ditemukan di kawasan yang jauh dari sumber air. Jika tak segera diobati, bisa menyebabkan kematian pada ternak. “Jika ternak ini berada di dalam air dan terkena penyakit ini, maka tidak bisa lagi bangkit dari tempat ia berendam,” jelasnya.
Gejala ternak terserang penyakit Grassetani ini antara lain, kerbau tidak lagi aktif atau banyak tidur dan tidak bisa bangkit. Jika peternak melihat kerbau atau sapinya mengalami hal seperti itu segera laporkan ke Distannak untuk segera diobati.
Muhammad Zahed mengatakan, sepanjang Jumat kemarin petugas medis dari Distannak Nagan Raya sudah menangani sedikitnya tujuh ekor kerbau yang terkena penyakit lumpuh itu, dengan cara pemberian vaksinasi oleh petugas. Vaksinasi antara lain dilakukan di Desa Blang Panyang (dua ekor), Blang Bayu (dua ekor), Kecamatan Seunagan Timur, serta Panca (tiga ekor) di Kecamatan Seunagan Timur.(edi)