Kamis, 11 Juni 2026

300 Rumah Duafa belum Dibangun

Dinas Cipta Karya Aceh Utara hingga Minggu (21/4) belum membangun 300 rumah duafa di kabupaten itu menggunakan anggaran dari

Tayang:
Editor: bakri
LHOKSUKON - Dinas Cipta Karya Aceh Utara hingga Minggu (21/4) belum membangun 300 rumah duafa di kabupaten itu menggunakan anggaran dari dana Otsus APBA 2013. Sementara tahun lalu, pada bulan April pembangunan rumah itu telah selesai dikerjakan. Karenanya, kalangan anggota DPRK setempat dan Asosiasi Geuchik Aceh Utara (Asgara) mendesak dinas itu segera membangun rumah tersebut.

Kadis Cipta Karya Aceh Utara, Arifin Hamid, mengatakan telatnya pembangunan rumah duafa yang bersumber dari Otsus tersebut akibat terlambatnya pengesahan APBA. Penjelasan lengkap Kadis Cipta Karya Aceh Utara.

Untuk diketahui, dana pembangunan 300 rumah duafa yang bersumber dari Otsus sebesar Rp 18 miliar. Sedangkan dana untuk pembangunan 204 rumah duafa dari APBK Aceh Utara 2013 sebesar Rp 10,7 miliar.  Rumah duafa yang dibangun dengan dana sekarang sudah mulai dikerjakan.

Ketua Komisi D DPRK Aceh Utara, Junaidi menyebutkan tahun lalu, pada bulan April pembangunan rumah duafa telah selesai dikerjakan. “Tahun lalu mekanismenya swakelola. Jangan sampai perubahan mekanisme itu membuat pembangunan terlambat dan kualitas bangunan jadi tidak bagus. Kita desak Dinas Cipta Karya Aceh Utara segera membangun rumah untuk duafa yang anggarannya bersumber dari dana otsus,” harap Junaidi.

Ungkapan senada juga disampaikan Ketua Asgara Aceh Utara, Muksalmina. “Kita mendesak Dinas Cipta Karya segera membangun rumah duafa tersebut dan pengawasannya juga harus diperketat. Sehingga, rumah yang telah dibangun itu berkualitas dan layak ditempati oleh penerimanya. Rumah itu sangat diharapkan oleh kaum duafa di Aceh Utara,” jelasnya.(c46)  

Tunggu APBA
PEMBANGUNAN rumah duafa dengan anggaran dari Otsus agak telat karena harus menunggu pengesahan APBA. Karena pengesahan APBA telat, kita juga terlambat mempersiapkan proses pembangunannya. Pembangunan rumah itu menggunakan sistem penunjukkan langsung (PL), dimana satu paket terdiri dari tiga rumah. Targetnya, pembangunan rumah itu bisa dimulai Mei mendatang. Sehingga pada Juli mendatang, semua rumah duafa di Aceh Utara sudah selesai dibangun.
* Arifin Hamid, Kadis Cipta Karya Aceh Utara.(c46)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved