Rabu, 10 Juni 2026

Pengurus Baitul Mal Subulussalam Lowong

Kepengurusan Baitul Mal Kota Subulussalam dilaporkan lowong sejak 1 Januari lalu

Tayang:
Editor: hasyim

* Penyaluran Zakat Terhambat

SUBULUSSALAM – Kepengurusan Baitul Mal Kota Subulussalam dilaporkan lowong sejak 1 Januari lalu sehingga pelayanan di lembaga yang mengurusi pengumpulan dan penyaluran zakat tersebut lumpuh total.

“Sampai sekarang pelayanan zakat di Baitul Mal lumpuh karena tidak adanya kepengurusan,” kata Drs. Abdur Razak Naufal, mantan Kabag pengumpulan dan pendataan periode 2008-2012 kepada Serambi, Kamis (25/4).

Menurut Abdurrazak, kepengurusan Baitul Mal telah berakhir sejak 30 Desember 2012 silam. Namun pengurus baru belum juga disahkan oleh pemerintah setempat. Akibatnya, penyaluran zakat tahap dua terhambat. Sejatinya, zakat terkait sudah harus disalurkan kepada penerima (mustahiq). Disebutkan, pada tahun 2012, hasil pungutan zakat di Kota Subulussalam mencapai Rp 1,1 miliar lebih. Setengah dari jumlah tersebut telah disalurkan kepada penerima pada tahap pertama. Namun untuk tahap kedua penyalurannya terkendala lantaran tidak ada pengurus di lembaga tersebut. Diperkirakan ada sekitar Rp500-an juta lebih dana zakat mengendap dan belum disalurkan di Baitul Mal Subulussalam.

Abdurrazak menambahkan, sesuai Qanun No. 10 tahun 2007 dijelaskan, tiga bulan sebelum berakhir masa tugas pengurus sudah dilakukan perpanjangan. Namun sayangnya hal itu tidak belaku untuk Kota Subulussalam. Jumlah kepengurusan di Baitul Mal menurut Abdurrazak mencapai sembilan orang ditambah seorang ketua. Dampak lain, akibat berlarut-larutnya penetapan pengurus Baitul Mal Subulussalam menyangkut pelayanan lembaga tersebut seperti pengumpulan infaq dan sedekah.

Pemko Subulussalam bersama DPRK didesak segera menetapkan kepengurusan Baitul Mal yang baru agar dapat segera bekerja sesuai tugasnya.

“Jadi ini tidak boleh dibiarkan, siapa pun yang ditunjuk ya tidak masalah yang penting jangan digantung-gantung seperti ini kasihan masyarakat menjadi korban akibat masalah kepengurusan yang lamban ini,” tandas Abdurrazak. (kh)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved