Kapan Hari Raya Idul Fitri 1436?
PERTANYAAN terhadap kapan jatuhnya lebaran Idul Fitri 1436 H di Indonesia bukanlah hal yang aneh, mengingat tiap tahun
Rukyah hilal
Berdasarkan teori rukyah hilal dan teori hisab imkanur rukyah dan hisab hakiki wujudul hilal, serta didukung oleh data hilal di seluruh Indonesia saat pengamatan hilal pada 16 Juli 2015, pertanyaan “kapan Lebaran Idul Fitri 1436 H?” bisa dijawab sebagai berikut. Berdasarkan teori rukyah hilal, lebaran Idul Fitri 1436 H di Indonesia adalah Sabtu, 18 Juli 2015 dengan jumlah hari bulan Ramadhan 30 hari. Bila berpedoman pada teori hisab imkanur rukyah atau teori hisab hakiki wujudul hilal, Hari Raya Idul Fitri 1436 H di Indonesia adalah pada Jumat, 17 Juli 2015 dengan jumlah hari bulan Ramadhan 29 hari.
Besar harapan bagi pemerintah yang melakukan Sidang Isbat, bila penentuan 1 Syawal 1436 H berdasarkan teori rukyah hilal, sudah sewajarnya menolak kesaksian terhadap laporan melihat hilal pada tanggal 16 Juli 2015, atau menerima kesaksian hilal dengan syarat bisa dibuktikan secara ilmiah.
Kesalahan dalam menyaksikan hilal dalam kondisi yang tidak mungkin terlihat hilal secara teori bisa saja terjadi dan bukan unsur kesengajaan untuk pemalsuan laporan. Tetapi biasanya hal ini terjadi akibat pengaruh jiwa sipengamat yang sangat antusias terhadap terlihatnya hilal, sehingga bentuk awan yang bergaris mirip bentuk hilal, di matanya sudah benar-benar hilal dan sudah pasti mau bersaksi dan disumpahkan, karena sipengamat sudah begitu yakin apa yang dilihat itu adalah benar hilal.
Kepastian untuk menolak laporan kesaksian hilal yang secara teori visibilitas hilal tidak bisa terlihat sudah ditetapkan oleh fuqahak terdahulu, seperti apa yang disampaikan oleh Imam Muhammad Ibn al-Khatib al-Syarbaini dalam kitab Muqni al-Muhtaj, bila ada satu atau dua orang bersaksi telah melihat hilal, tetapi menurut hasil perhitungan ahli hisab, hilal tidak mungkin terlihat. Maka, kesaksian orang tersebut tidak bisa diterima, karena hasil perhitungan lebih pasti (kad’i) sedangakan kesaksian itu hanya sangkaan (dhanni).
Apabila pemerintah berpedoman pada hisab imkanur rukyah dalam penetapan 1 Syawal 1436 H, maka sidang Isbat tidak perlu menunggu tanggal 16 Juli 2015, karena bila berpedoman berdasarkan hasil hisab, penentuan lebaran Idul Fitri 1436 H sudah bisa diumumkan sebelum masuknya bulan Ramadhan. Wallahu a’lam bissawab.
* Tgk. Ismail Alfalaky, S.Sy, Dosen Ilmu Falak Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh, Lhokseumawe. Email: ismail_aranda@yahoo.com