Teror 'Din Minimi' Minta Uang Rambah Kembang Tanjong
"Mereka meminta uang agar ditransfer melalui rekening, tapi ketika diajak berjumpa, langsung menolaknya,"
Penulis: Bukhari Ali | Editor: Amirullah
Laporan Bukhari M Ali | Sigli
SERAMBINEWS.COM,SIGLI - Aksi teror yang mengatasnamakan dirinya kelompok Din Minimi tampaknya belum juga berakhir, bahkan kini mulai mengusik para keuchik yang berada di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie
"Sejak dua hari lalu, bahkan sampai tadi malam para keuchik di Kembang Tanjong masih terus diteror," ungkap Abdul Karim Hasan, Geusyik Meuraksa, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie kepada Serambinews.com, Selasa (17/11/2015) siang.
Menurut Abdul Karim, para penelepon gelap tersebut mengaku dirinya kelompok Din Mini dan meminta jatah dana ADG sebesar Rp 10 juta dari masing-masing keuchik.
"Mereka meminta uang agar ditransfer melalui rekening, tapi ketika diajak berjumpa, langsung menolaknya," papar Abdul Karim.
"Saya sendiri belum mendapat giliran, tapi keuchik yang lain di Kembang Tanjong sudah ketakutan, dan mulai tidak nyaman," ujar Abdul Karim.
Ia juga menambahkan, setahunya sampai tadi siang memang belum ada para keuchik yang terpedaya untuk menyerahkan uang kepada kelompok penelepon gelap tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/telepon-gelap_20151117_170102.jpg)