Kader PA Pidie Bereaksi terhadap Penunjukan TA Khalid

Jajaran anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) dan kader Partai Aceh (PA) di Kabupaten Pidie

SIGLI - Jajaran anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) dan kader Partai Aceh (PA) di Kabupaten Pidie, dikabarkan bereaksi menolak keputusan Muzakir Manaf menggandeng Ketua Gerindra Aceh, TA Khalid sebagai bakal calon wakil gubernur yang akan mendampinginya pada Pilkada Aceh 2017.

Reaksi kader KPA/PA Pidie yang menolak TA Khalid ini beredar melalui jejaring sosial, seperti Facebook, Blackberry Messenger, serta Whatsapp. Bahkan, beberapa pengurus DPW Partai Aceh memasang status pada media sosial, bahwa seluruh pengurus PA/KPA Wilayah dan Sagoe Kabupaten Pidie dengan tegas menolak cagub Muzakkir Manaf berpasangan dengan TA Khalid.

Ketua DPW PA Pidie, H Sarjani Adullah, yang dihubungi Serambi Sabtu (4/6) malam, tidak mengangkat hpnya. Pria yang menjabat Bupati Pidie ini juga tidak membalas pesan singkat (sms) yang meminta konfirmasi.

Ketua KPA Pidie, Tgk Muhammad AR dan Sekretaris DPW Partai Aceh, Anwar Husen SPdI yang dihubungi terpisah, juga tidak bersedia memberikan konfirmasi.

Sebelumnya, sumber-sumber Serambi dari pengurus DPW Partai Aceh menyebutkan, keputusan KPA/PA Pidie yang menolak TA Khalid sebagai pendamping Mualem, merupakan hasil rapat yang dihadiri semua pengurus PA dan KPA Sagoe (kecamatan) di Kantor DPW Partai Aceh Keunirei, Kecamatan Pidie, Sabtu (4/6) siang.

Sumber itu menyebutkan, bahwa rapat tersebut dihadiri Ketua DPW Partai Aceh, H Sarjani Abdullah dan Ketua KPA Pidie, Tgk Muhammad AR. Menurutnya, hampir semua pengurus Sagoe hadir pada rapat tersebut. “Jika pun ada Pang Sagoe tidak hadir, tapi ditutupi pengurus Sagoe pada kecamatan tersebut. Untuk Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Partai Aceh lengkap hadir,” ujar sumber itu.

Ia menyebutkan, dalam rapat tersebut sempat berkembang, peserta rapat tidak menyetujui sosok TA Khalid dari partai nasional menjadi bakal calon wakil gubernur mendampingi Muzakkir Manaf. Peserta rapat menyetujui sosok lain dari partai nasional untuk mendampingi Mualem. “Jika TA Khalid tetap dipertahankan mendampingi Mualem, kami dari PA dan KPA Pidie tidak akan menjadi tim sukses Mualem,” ujarnya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved