SerambiIndonesia/

Jembatan Bintah-Sarah Putus

Lintasan dua desa yaitu Sarah Raya dan Bintah di Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya terganggu akibat jembatan gantung

Jembatan Bintah-Sarah Putus

* Warga Terpaksa Gunakan Rakit

CALANG - Lintasan dua desa yaitu Sarah Raya dan Bintah di Kecamatan Pasie Raya, Aceh Jaya terganggu akibat jembatan gantung sepanjang 30 meter putus diterjang banjir sejak 2016 lalu . Hingga saat ini belum ada upaya pemerintah untuk membangun kembali jembatan tersebut. Padahal, lintasan antar dua desa tersebut sangat dibutuhkan warga.

Putusnya jembatan penghubung dua desa itu memaksa warga Desa Bintah menggunakan rakit sebagai alat transportasi penyeberangan sehari-hari. Sedangkan di Sarah Sara telah dibangun jembatan gantung yang dapat dilalui kendaraan roda dua.

“Untuk saat ini kita di Desa Bintah masih menggunakan rakit sebagai alat penyeberangan dengan biaya yang kita keluarkan Rp 10 ribu untuk pulang pergi menuju ke ibukota kecamatan dan kabupaten,” kata Raja Thok, warga Bintah kepada Serambi, Minggu (19/3).

Ia berharap kepada pemerintah Aceh Jaya agar membangun kembali jembatan tersebut atau menggantinya dengan jembatan bailey sehingga akses ke ibukota kecamatan dan kabupaten dapat dilalui melalui Sarah Raya melalui jembatan gantung.

Dia sebutkan jembatan penghubung antardesa tersebut dinilai sangat vital, apa lagi mengingat saat ini telah ada jembatan rangka baja yang sedang dibangun di Bintah. Sehingga kendaraan roda dua untuk menuju ke Sarah Raya harus melalui Bintah. “Kendaraan tidak bisa langsung ke sana lewat Desa Alue Jang karena terhalang dengan jembatan gantung yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Raja Thok.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help