SerambiIndonesia/

Kaos Piyoh, Oleh-Oleh Buat yang Berjiwa Muda

RASANYA belum lengkap jika kembali dari pelesiran tanpa membawa pulang oleh-oleh. Jika Anda jalan-jalan ke Aceh

Kaos Piyoh, Oleh-Oleh Buat yang Berjiwa Muda
Aneka marchandise yang ditawarkan di Distro Mr. Piyoh Ulee Kareng, Banda Aceh. Foto direkam beberapa hari lalu.SERAMBI/ REZA MUNAWIR 

RASANYA belum lengkap jika kembali dari pelesiran tanpa membawa pulang oleh-oleh. Jika Anda jalan-jalan ke Aceh, juga banyak oleh-oleh khas daerah ini yang ditawarkan. Buat Anda penggemar wisata belanja, Piyoh layak masuk dalam ‘daftar’ buah tangan.

Berdiri sejak 2009, saat ini Piyoh mempunyai tiga outlet yang tersebar di Kota Banda Aceh dan Sabang. Mengandalkan kekhasan desain yang diaplikasikan pada kaos dan lainnya, Piyoh menawarkan produk berselera muda. Penggunaan bahan baku berkualitas setara distro juga menjadi nilai tambah.

“Kita membidik kalangan menengah ke atas sebagai segmen pasar. Kaos ini sekaligus sebagai branding wisata Aceh yang intinya bisa berbagi Aceh di mana aja,” papar Owner Piyoh Design, Hijrah Saputra.

Kaos menjadi produk yang paling banyak diincar wisatawan. Harga yang dibanderol mulai Rp 80 ribu. Tersedia dalam aneka pilihan warna dan ukuran. Dirancang khusus untuk pria, wanita, dan unisex dalam balutan model lengan panjang, pendek, polo, serta sweater.

Selain kaos, di sini kamu juga bisa menemukan rupa-rupa gantungan kunci, magnet, stiker, dompet etnik, hingga parfum yang menebarkan aroma khas Aceh. Dibanderol mulai Rp 5 ribu saja per item. Agam Duta wisata Aceh 2008 tersebut membeberkan ide awal dirinya menggeluti usaha marchandise.

Ia mengaku tak ingin sekedar berjualan, tapi Kakang Duta Wisata Malang 2006 dan Raka Duta Wisata Jawa Timur 2017 ini sekaligus mempopulerkan branding wisata setempat. Khusus untuk Aceh, dirinya mengemas kaos bersiluet syar’i dengan tagline ‘The Light of Aceh’ yang merupakan branding wisata Serambi Mekkah.

“Setiap bulan kita memang mengeluarkan desain baru. Seperti bulan ini mengangkat tema tempat wisata di Aceh. Per bulan kita keluarkan 100-200 pieces per design atau 1.000-15.000 pieces total per bulan. Kadang ada yang ketinggalan edisi dan kami produksi lagi sesuai permintaan,” papar peraih juara 1 Wirausaha Muda Mandiri Kreatif 2013.

Peraih MDGS Award Winner 2013 ini sedang melirik Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tengah untuk melebarkan sayap usahanya. Marketeers of the year 2015 ini bekerjasama dengan pemerintah untuk mengemas promosi wisata sekaligus memoplerkan usahanya.

Selain produk Piyoh, usaha keluarga yang diretas Hijrah juga menggandeng komunitas sebagai mitra usaha. Tentu saja tetap dengan citarasa lokal yang menjadi daya jualnya.

Tempat ini buka saban hari dan tutup sementara setiap waktu shalat tiba. Buat kamu yang melancong di Banda Aceh bisa mendatangi outlet Mr. Piyoh yang beralamat di Jalan T Iskandar Nomor 20, Ulee Kareng dan untuk order bisa mengunjungi Piyoh Design di Jalan Ratu Safiatuddin REX Peunayong.

Sementara buat kamu yang berkesempatan pelesiran ke Pulau Weh, bisa mendatangi outlet Kaos Piyoh di Jalan O Surapati Kota Atas , Sabang. Bagaimana, sudah siap berburu oleh-oleh? (nurul hayati)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help