Jaminan Telat, Penyaluran Raskin Tersendat
Penyaluran beras miskin (raskin) gratis triwulan kedua (April-Juni) 2017 untuk masyarakat miskin Kecamatan
LHOKSEUMAWE - Penyaluran beras miskin (raskin) gratis triwulan kedua (April-Juni) 2017 untuk masyarakat miskin Kecamatan Muawa Satu dan Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe tersendat. Penyebabnya ternyata gara-gara jaminan pembayaran dari Pemko telat keluar, sehingga Bulog terlambat memproses penyalurannya.
Sejumlah warga di dua kecamatan itu kepada Serambi, kemarin, mengatakan, keterlambatan penyaluran raskin gratis baru terjadi pada tahun ini. Dulunya, saat Pemko mulai mencanangkan program raskin gratis dengan biaya tebus Rp 1.600 per kilogram ditanggung pemerintah kota, dalam triwulan berjalan, beras selalu tepat waktu disalurkan. “Contoh, untuk triwulan pertama, paling lambat Februari sudah kami terima. Begitu juga triwulan kedua, paling lambat bulan Mei sudah kami terima,” ujar Muklis, warga Muara Dua.
Sedangkan, mulai tahun 2017 ini, untuk triwulan pertama saja, menurut Muklis, warga baru menerima raskin pada Mei lalu, yang seharusnya sudah diterima paling telat bulan Maret. Sementara untuk jatah triwulan kedua, hingga sekarang belum ada kabar kapan akan disalurkan. “Jadi, kami sangat harap raskin ini bisa segera disalurkan,” pinta Mukhlis.
Kepala Bulog (Kabulog) Divre Lhokseumawe, Mulyadi yang dikonfirmasi Serambi, kemarin, mengakui, kalau raskin jatah triwulan kedua untuk kedua kecamatan tersebut belum disalurkan sampai sekarang. Sedangkan dua kecamatan lainnya di Lhokseumawe yakni Banda Sakti dan Blang Mangat, sebutnya, sudah selesai disalurkan sekitar dua pekan lalu.
Ditanya kenapa sampai terjadi keterlambatan penyaluran untuk kedua kecamatan tersebut, Mulyadi berkilah, hal itu terjadi karena adanya keterlambatan keluar surat jaminan pembayaran dari Pemko Lhokseumawe.
Dia menjelaskan, karena biaya tebus raskin ditanggung Pemko, maka sebelum disalurkan pihaknya harus mendapatkan dulu jaminan terkait pembayaran. “Jaminan pembayaran untuk untuk jatah triwulan kedua, baru keluar saat bulan Ramadhan lalu, makanya terjadi keterlambatan. Sehingga kini baru selesai kita salurkan untuk dua kecamatan. Dua kecamatan lagi akan kita salurkan mulai pekan depan,” tukas Mulyadi.
Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Lhokseumawe, Bukhari AKS membantah bila dikatakan kalau tersendatnya penyaluran raskin gratis bagi warga miskin dikarenakan terlambat keluarnya jaminan pembayaran dari Pemko. Pasalnya, menurut Bukhari, mestinya sesama pemerintah, mau ada jaminan ataupun tidak, raskin harus tetap disalurkan. Terlebih lagi, selama ini saat Bulog selesai menyalurkan, maka Pemko akan langsung membayarnya.
“Sebenarnya, keterlambatan penyaluran jatah triwulan kedua bagi dua kecamatan itu, dikarenakan Bulog mengaku tidak memiliki stok beras yang standar untuk disalurkan. Daripada timbul komplain atau keluhan di lapangan, maka warga diminta bersabar dulu. Saat beras standar tiba, maka akan langsung disalurkan ke dua kecamatan tersebut,” demikian Bukhari AKS.(bah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penerima-beras-miskin-raskin.jpg)