Pamit Pergi ke Kebun, 30 Menit Kemudian Guru Honorer di Aceh Timur Tewas Mengenaskan
Namun karena kondisi jalan licin, Tarmidi terpeleset sehingga kakinya tersandung kabel listrik. Ia kesetrum dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Seni Hendri | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Tarmidi (22), meninggal dunia di kebunnya setelah kesetrum kabel listrik yang ia pasang untuk menjerat hama babi di kebunnya, di Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Minggu (3/9/2017) malam.
Tarmidi merupakan guru honorer di SDN Krueng Baong, di gampong dan kecamatan setempat.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, sekitar pukul 20.00 WIB Tarmidi dan adiknya Aldi pamit pada orang tuanya untuk mengecek ladang jagungnya dari gangguan babi.
(Baca: Kesetrum, Pria Dewantara Tewas Setelah Terpental Dua Meter)
Setibanya di kebun, mereka menghidupkan arus listrik yang dimanfaatkan untuk jerat hama babi.
Sekitar pukul 20.30 WIB, mereka pulang. Namun karena kondisi jalan licin, Tarmidi terpeleset sehingga kakinya tersandung kabel listrik.
(Baca: Istri Tua Tewas di Tangan Istri Muda)
Ia kesetrum dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Adik korban yang mengetahui kejadian itu meminta pertolongan warga kampung untuk mengevakuasi korban.
(Baca: Pertengahan September, KKR Temui Korban Konflik Aceh, Apa yang Ingin Digali?)
Pukul 20.55 WIB, jenazah Tarmidi berhasil dibawa ke rumah keluarga almarhum di Dusun Krueng Baung, Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, untuk dikebumikan.(*)