SerambiIndonesia/

Kas Abdya Kritis dan Banyak Utang, Akmal Ibrahim Curhat dan Mohon Maaf di Media Sosial

Akmal menyatakan baru sekali ini sepanjang sejarah Pemkab Abdya menghadapi satu kasus luar biasa. Yakni, krisis keuangan hingga terlilit utang.

Kas Abdya Kritis dan Banyak Utang, Akmal Ibrahim Curhat dan Mohon Maaf di Media Sosial
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim menandatangi dokumen KUA PPAS APBK Perubahan 2017, disaksikan para pimpinan dan anggota DPRK Abdya, Rabu (6/9/2017) sore. Penyerahan dokumen itu dilakukan di kebun Akmal Ibrahim, Desa Geulima Jaya, Kecamatan Susoh. 

Laporan Anshari Hasyim | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim tampaknya begitu resah dengan kondisi pemerintahan yang ia pimpin sekarang.

Akmal menyatakan baru sekali ini sepanjang sejarah Pemkab Abdya menghadapi satu kasus luar biasa. Yakni, krisis keuangan hingga terlilit utang.

Baca: Penyerahan KUA-PPAS di Kebun, Bupati Abdya: Aktivitas Pemerintahan Hana Meuceh That

Hal yang membuat Akmal merasa lebih gelisah, kondisi Pemkab yang dilanda krisis keuangan dan terlilit utang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya di bawah pimpinan Jufri Hasanuddin.

Baca: Ketua DPD IMM Aceh Yakin di Bawah Akmal Abdya akan Lebih Baik

Karenanya, Akmal merasa dirinya tidak akan bisa berbuat banyak untuk mensejahterakan rakyat Abdya pada 2017 sampai tiba waktunya APBK 2018 disahkan.

Akmal mengungkapkan kegelisahannya itu melalui akun facebook seperti dikutip Serambinews.com, Jumat (8/7/2017).

Ia baru sadar dengan semua kondisi Pemkab Abdya yang serba sulit di bawah kepemimpinannya kini setelah menghadiri rapat pembahasan anggaran APBK Perubahan 2017 dengan eksekutif, Kamis malam (7/9/2017).

Baca: Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Akmal Ibrahim Benahi Persoalan Rumah tak Tepat Sasaran

Halaman
123
Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help