SerambiIndonesia/

Didong Pegayon Rayakan Pentas 100 Tahun Balai Pustaka

Balai Pustaka adalah penerbit tertua di Indonesia yang awalnya dibentuk oleh pemerintah Hindia Belanda,

Didong Pegayon Rayakan Pentas 100 Tahun Balai Pustaka
ist

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA --- Merayakan 100 tahun Balai Pustaka, diisi dengan pertunjukan Didong Gayo oleh Sanggar Pegayon yang dipadukan dengan pembacaan puisi oleh penyair asal Aceh.

Perayaan satu abad Balai Pustaka diselenggarakan di Jakarta Convention Centre, Jumat (22/9/2017) siang.

Baca: Masyarakat Gayo Se-Jabodetabek Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

Balai Pustaka adalah penerbit tertua di Indonesia yang awalnya dibentuk oleh pemerintah Hindia Belanda, tapi kemudian dimanfaatkan oleh sastrawan pribumi untuk menggelorakan semangat kebangsaan.

Pimpinan Sanggar Pegayon, Azzam Anshari merasa bangga diajak serta menyemarakkan peringatan 100 Tahun Balai Pustaka.

"Apresiasi bagi bagi tampil di acara seperti ini," katanya. Pegayon menampilkan didong tentang Balai Pustaka yang dibuat khusus dan didong kopi Gayo.

Baca: Didong Gayo Tampil pada Peresmian Sanggar Sastra Balai Pustaka

Selain Pegayon, penampil lainnya adalah kelompok Deavis Sanggar Matahari Jakarta, Penyair D. Zawawi Imron, Fikar W Eda, dan pembaca puisi pimpinan sejumlah perusahaan BUMN. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help