SerambiIndonesia/

STKIP Muhammadiyah Wisuda 175 Lulusan

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali

STKIP Muhammadiyah Wisuda 175 Lulusan
KOPERTIS Wilayah XIII Aceh, Prof Dr Jamaluddin Idris MEd, didampingi Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya, Drs H Ridwan Adami MM, menyerahkan ijazah kepada 175 lulusan sarjana strata satu (S1) STKIP Muhammadiyah Abdya dalam rapat senat terbuka dalam rangka wisuda lulusan angkatan IV tahun 2017 dipusatkan di Gedung DPRK setempat, Sabtu (11/11). 

BLANGPIDIE - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali mewisuda 175 sarjana strata satu (S1) angkatan IV tahun 2017 dalam rapat senat terbuka di Gedung DPRK, Sabtu (11/11).

Rapat senat terbuka dipimpin Ketua STKIP Muhammadiyah Drs H Ridwan Adami MM dihadiri Koordinator Perguruan Tinggi (Kopertis) Wilayah XIII Aceh Prof Dr Jamaluddin Idris MEd, Ketua PW Muhammadiyah Aceh Dr H Muharrir Asy’ari MAg dan Drs H Nasrullah Jakfar MA, unsur Muspida Abdya dan Kadis Pendidikan Abdya.

Prosesi wisuda juga dihadiri Ketua BPH STKIP Muhammadiyah Abdya H Syamsidik Ibrahim serta Wakil Ketua dan Ketua Prodi dan tua. Ketua STKIP Muhammadiyah Ridwan Adami menjelaskan lembaga pendidikan STKIP Muhammadiyah sudah berjalan delapan tahun sejak diresmikan 16 Agustus 2009 dengan jumlah lulusan mencapai 460 sarjana (S1), termasuk 175 lulusan sarjana angkatan ke IV 2017.

Lulusan wisuda pertama, katanya, ada yang sudah menjadi CPNS, PNS dan guru. “Ini menunjukkan bahwa STKIP Muhammadiyah telah memberikan konstribusi pada Pemerintahan Abdya,” kata Ridwan Adami. Sementara itu Ketua PW Muhammadiyah Aceh Dr H Muharrir Asy’ari MAg dalam sambutannya mengatakan antara lain lembaga pendidikan Muhammadiyah mempunyai fungsi sebagai lembaga kader umat, bangsa, termasuk kader Muhammadiyah.

“Kepada para lulusan kita disampaikan selamat, tapi kita harap juga tidak berhenti menuntut ilmu dari apa yang sudah dimiliki sekarang ini,” ujarnya. Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof Dr Jamaluddin Idris menambahkan ijazah sarjana STKIP Muhammadiyah sah karena perguruan tinggi tersebut sudah terakreditasi.

Jamaluddin meminta pengelola STKIP Muhammadiyah untuk membuka Prodi yang sesuai kebutuhan daerah, dalam artian tidak saja Prodi yang bersifat umum. Sedangkan bagi lulusan S1 cumlaude diminta agar diberdayakan melanjutkan pendidikan S2 atau mereka dijadikan asisten dosen.(nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help