Advertorial

Bupati Abdya Janji Jadikan RSUTP Rumah Sakit Unggulan

Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH telah mendapatkan anggaran sebesar Rp 150 miliar dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Untuk membenahi rumah saki

Bupati Abdya Janji Jadikan RSUTP Rumah Sakit Unggulan
Serambinews.com/IST
Miswar Fuady SH, Ketua Tim Penyusun RPJMK Abdya.

BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Akmal Ibrahim SH berkomitmen menjadikan Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) sebagai rumah sakit unggulan di Pantai Barat Selatan Aceh. Untuk mewujudkan RSUTP sebagai rumah sakit unggulan di pantai Barat Selatan Aceh, Akmal Ibrahim SH dan Muslizar MT telah menuangkan wacana ini dalam dokumen Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten (RPJMK) Abdya 2017-2022.

Upaya lain, Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH telah mendapatkan anggaran sebesar Rp 150 miliar dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia Untuk membenahi rumah sakit tersebut. “Kita inginkan pelayanan RSUTP ke depan berstandar hotel. Jadi, mulai masyarakat masuk ke rumah sakit, hingga ke luar, masyarakat terus dilayani, sehingga mereka benar-benar dilayani dan mendapatkan pelayanan yang prima,” ujar Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH.

Upaya Akmal Ibrahim untuk membenahi RSUTP tidak diragukan lagi.Saat menjabat Bupati pada periode 2007- 2012, Akmal Ibrahim pernah membuat trobosan menempatkan petugas penyambut pasien di pintu masuk rumah sakit. Tugasmereka adalah menyapa, senyum dan melayani setiap pasien yang datang.Terobosan menempatkan petugas penyambut pasien itu memberikan dampak positif, sehingga di RSUTP saat itu terjadi lonjakan kunjungan pasien, mulai dari Kota Subulussalam, Aceh Selatan, hingga masyarakat Kabupaten Nagan Raya pun datang berobat ke RSUTP.

Terobosan lain, Akmal Ibrahim pernahmemberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Abdya bagi tenaga medis atau dokter untuk melanjutkan tugas belajar program spesialis, sehingga Abdya kini banyak memiliki tenaga dokter spesialis. Setelah dilantik pada 14 Agustus 2017 lalu, Akmal Ibrahim SH berjanji akan membenahi kembali RSUTP, dengan targetsebagai rumah sakit unggulan di Pantai Barat Selatan Aceh. Langkah awal ntuk target umah sakit unggulan itu, RSUTP telahmelakukan upaya pembenahan sarana dan prasarana untuk menyambut proses akreditasi.

Pihak manajemen RSUTP dan Pemkab Abdya menargetkan RSUTP bisa mendapat akreditasi ‘paripurna’. Dengan pencapaian paripurna ini, secara otomatis RSUTP bisa menambah sejumlah tenaga medis, paramedis, dan sejumlah prasarana penunjang lainnya. Selain pembenahan pada sektor kesehatan, lima tahun ke depan Akmal Ibrahim juga berkomitmen meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor riil pertanian, perkebunan, kelautan, usaha kecil dan menengah, serta sektor lainnya yang tersusun dalam RPJMK Abdya 2017-2022.

RPJMK Abdya
Sementara itu, Ketua Tim Penyusun RPJMK Abdya Miswar Fuady SH menyebutkan, penyusunan RPJMK Abdya itu selain melibatkan tim dari pemerintah Abdya, juga melibatkan sejumlah tim dari akademisi dan profesional. “Visi RPJMK Abdya Tahun 2017-2022 adalah “Bersama Kita Wujudkan Aceh Barat Daya yang Sejahtera dan Islami,” ujar Ketua Tim Penyusun RPJMK Abdya, Miswar Fuady SH.

Direktur Utama Prakarsa Cendekia ini menyebutkan, dalam menjalankan visi tersebut maka ditetapkan Sembilan Misi sebagai berikut:

Misi Pertama bertujuan untuk membangun tatanan kehidupan masyarakat Abdya yang islami, dan berbudaya keacehan melalui pelaksanaan Syariat Islam dalam semua aspek kehidupan. Dalam mengimplementasikan misi pertama ini, akan disusun Roadmap Syariat Islam di Abdya.

Misi Kedua bertujuan untuk mewujudkan Pemerintahan Abdya yang baik, bersih dan berwibawa untuk mendukung pelayanan publik yang mudah, cepat, berkualitas dan berkeadilan yang berbasis teknologi informasi. Implementasi misi ini difokuskan pada peningkatan kualitas SDM dan pelayanan publik serta peningkatan disiplin aparatur sipil negara dengan penerapan absensi fingerprint.

Misi Ketiga bertujuan untuk mewujudkanpemberdayaan ekonomi melalui peningkatan produksi dan produktifitas di sektor riil pertanian, perkebunan, kelautan, usaha kecildan menengah. Misi ini akan memfokuskan pembangunan refinery/CPO pabrik kelapa sawit, membangun pusat Inovasi pertanian, membangun Lembaga Keuangan Syariah dan pengembangan kawasan Agro- maritim.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved