SerambiIndonesia/

Erosi dan Sisa Batang Kayu Ancam Ambrukkan Jembatan Pulau Kayu  

Ancaman lainnya sisa potongan kayu yang diseret banjir, Senin malam lalu, kini tersangkut pada tiang tengah Jembatan Pulau Kayu.

Erosi dan Sisa Batang Kayu Ancam Ambrukkan Jembatan Pulau Kayu   
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sisa potongan batang kayu dalam jumlah besar yang diseret arus sungai Krueng Susoh dalam peristiwa banjir Senin (25/12/2017) lalu, sampai Jumat (29/12/2017) masih tersangkut pada tiang tengah jembatan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, sehingga sangat membahayakan jembatan pada lintasan Blangpidie-Meulaboh, itu. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Jembatan Pulau Kayu pada lintas Blangpidie-Meulaboh di Desa Pulau Kayu dan Desa Geulima Jaya, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terancam ambruk.

Peristiwa erosi Sungai (Krueng) Susoh, semakin mengganas akibat peristiwa banjir terjadi berulang kali. Akibatnya abutmen jembatan Pulau Kayu Desa Pulau Kayu sangat terancam.

Ancaman lainnya sisa potongan kayu yang diseret banjir, Senin malam lalu, kini tersangkut pada tiang tengah Jembatan Pulau Kayu.

Tumpukan sisa potongan kayu yang menumpuk dalam jumlah besar pada tiang jembatan juga sangat membayakan jembatan.

Salah seorang warga Desa Geulima Jaya, Syafaruddin kepada Serambinews.com, Jumat (29/12/2017) menjelaskan, peristiwa erosi yang terjadi berulang kali sangat membayakan abutmen jembatan.

Bahkan, peristiwa erosi telah mengakibatkan ambruknya sebagian bangunan ruko permanen lokasi di kepala Jembatan Pulau Kayu arah Desa Geulima

Bangunan ruko milik T Raja Ubit itu tidak bisa dimanfaatkan lagi akibat mengalami kerusakan sangat parah pada bangunan bagian belakang. Sebelumnya, bangunan ini dipergunakan sebagai tempat usaha jual ayam potong dan terakhir sebagai tempat usaha gunting rambut. 

Lahan  milik warga dalam kawasan Desa Pulau Kayu, Geulima Jaya serta Desa Padang Baru   yang berada pada DAS (Daerah Aliran Sungai) Krueng Susoh, runtuh di banyak titik lokasi, termasuk tanaman jatuh ke dalam sungai,  seperti tanaman kelapa sawit, coklat, pisang dan tanaman lainnya. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help