Di Abdya, Ada Gampong yang "Hangus" Dana Desa Rp 551 Juta, Kenapa?

“Itu berarti anggaran desa tahap II 2017 untuk Desa Geulanggang Gajah hangus atau mati anggaran,”

Di Abdya, Ada Gampong yang
KOLASE/SERAMBINEWS.COM
Dana Desa 2017 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tidak bisa mencairkan  anggaran desa tahap II tahun 2017 sebesar 40 persen atau sekitar Rp 551 juta.

Peristiwa tersebut disebabkan Keuchik Geulanggang Gajah tidak mempersiapkan laporan pertanggung jawaban (LPJ) dan realiasasi anggaran desa tahap I tahun 2017 berjumlah 60 persen sampai berakhir tahun anggaran 2017.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya, Ruslan Adly SP dihubungi Serambinews.com, Rabu (3/1/2018) menjelaskan, Desa Geulanggang Gajah tahun 2017 mendapat alokasi anggaran desa Rp 1.229.300.000.

Anggaran desa tersebut berasal dari tiga sumber, Dana Desa (DD) dari APBN, Anggaran Dana Gampong (ADG) bersumber dari APBK Abdya dan anggaran dari bagi hasil pajak dan retribusi dari APBK Abdya

(Baca: Ini Dampak Mengendapnya Dana Desa Tahap II Miliaran Rupiah di BPKD Aceh Tenggara)

Desa Geulanggan Gajah telah melakukan pencairan anggaran tahap I sebesar 60 persen atau sekitar Rp 677,6 juta. Sisanya, sebanyak 40 persen atau berjumlah Rp 551 juta dicairkan tahap II.

Menurut Kepala DPMP4 Abdya, Ruslan Adly persyaratan pencairan anggaran desa tahap II hanya bisa dilakukan setelah Keuchik setempat membuat dan mengajukan LPJ dan realisasi anggaran tahap I kepada DPMP4 Abdya.

“Tapi, sampai berakhir tahun anggaran 2017, Keuchik Geulanggang Gajah tidak mengajukan LPJ dan realasasi anggaran tahap I, sehingga sesuai aturan anggaran tahap II tidak bisa dicairkan atau hangus,” kata Ruslan Adly.      

Penyebabnya, LPJ dan realisasi anggaran tahap I yang dipersiapkan keuchik tidak bersedia ditandatangani oleh Sekdes, Bendahara Desa, TPKG (tim pelaksana kegiatan gampong) serta Tuha Peut Desa/Gampong Geulangang Gajah.

Ruslan Adly menjelaskan dari penelusuran yang dilakukan, Sekdes Bendahra, TPK dan para Tuha Peut Geulanggang Gajah mengaku tidak dilibatkan oleh Keuchik dalam pengelolaan anggaran desa sehingga mereka tidak bersedia meneken LPJ dan realisi a Karenanya, DPMP4 tidak bisa mengeluarkan

Peresoalan ini sehingga Kepala DPMP4 Abdya tidak mengeluarkan rekomendasi kepada Badan Keuangan Kabupaten (BKK) Abdya untuk pencairan anggaran tahap II.

“Itu berarti anggaran desa tahap II 2017 untuk Desa Geulanggang Gajah hangus atau mati anggaran,” kata Ruslan Adly. (*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help