APBA 2018 Molor, Ombudmas Aceh Dorong Legislatif-Eksekutif Duduk Bersama

“Ini sungguh memalukan dan memperlihatkan lemahnya kinerja Pemerintahan Aceh selama ini.

APBA 2018 Molor, Ombudmas Aceh Dorong Legislatif-Eksekutif Duduk Bersama
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ombudsman RI Perwakilan Aceh melakukan pertemuan yang bertajuk 'Ngopi bersama wartawan peduli pelayanan publik' di 3 in 1 coffe, Banda Aceh, Jumat (5/1/2018). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Persoalan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (RAPBA) 2018 berjumlah Rp 14,7 triliun masih menjadi pembicaraan berbagai pihak lantaran hingga kini anggaran tersebut belum disahkan.

Ombudsman RI Perwakilan Aceh mendorong legislatif dan eksekutif untuk melakukan rekonsiliasi dengan menggelar rapat bersama untuk mencari akar persoalannya sehingga bisa menemukan solusi yang arif.

“Saya mengibaratkan APBA bagaikan mesin bagi beroperasinya pelayanan publik. Sehingga, apabila mesin tersebut ngadat dan lambat maka sudah pasti semua penyelenggaraan publik oleh Pemerintah Aceh akan lamban dan terhambat,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin Husin pada acara ngopi bersama wartawan di 3 in 1 Cafe, Banda Aceh, Jumat (5/1/2018).

(Baca: Ombudsman Aceh Sebut Banyak Perawat tak Berkompeten di Aceh Singkil)

Keterlambatan pengesahan APBA bukan lagi cerita baru di Aceh.

Dalam beberapa tahun terakhir keterlambatan pengesahan APBA terus berulang,seperti pengesahan APBA 2004 pada April 2004, pengesahan APBA 2007 pada akhir Juni 2007, pengesahan APBA 2016 pada 30 Januari 2016, dan pengesahan APBA 2017 pada 30 Januari 2017.

“Ini sungguh memalukan dan memperlihatkan lemahnya kinerja Pemerintahan Aceh selama ini. Karenanya, duduk bersama DPRA dan TAPA harus segera dilakukan. Tidak perlu saling arogan dan menyindir,” ujar dia.

Menurutnya, dengan duduk bersama tentu para pihak akan lebih mudah memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai urusan pemerintahan.

"Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Konflik Aceh saja bisa diselesaikan. Dan kalau bisa jangan lewat Januari,” pungkasnya. (*) 

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved