SerambiIndonesia/

Harga Beras Melonjak di Aceh Tenggara, Ini Permintaan Anggota Komisi IV DPR RI

"Caranya dengan melakukan pemantauan harga beras di pasaran dan mengelar operasi pasar murah, "

Harga Beras Melonjak di Aceh Tenggara, Ini Permintaan Anggota Komisi IV DPR RI
SERAMBI/BUDI FATRIA
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan memantau persediaan beras dan gula di gudang Bulog Aceh, Lambaro, Aceh Besar, Selasa (18/4). SERAMBI/BUDI FATRIA 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Sejak sepekan ini, harga beras di pasaran Aceh Tenggara, mulai naik mencapai Rp 11.000 per kilogram.

Tingginya harga beras berdampak terhadap perekonomian masyarakat Aceh.

Baca: Knalpot Blong Menjamur di Aceh Tenggara, Ini Imbauan Kapolres

Anggota Komisi IV DPR RI, M Salim Fakhri SE MM.
Anggota Komisi IV DPR RI, M Salim Fakhri SE MM. (SERAMBI /ASNAWI)

"Bulog Aceh harus secepatnya menstabilkan harga beras di Aceh khususnya Agara - Gayo Lues dan bila perlu gelar operasi murah (OP). Ini harus secepatnya diantisipasi untuk menghindari timbulnya gejolak seperti di Jawa Timur," ujarnya Anggota Komisi IV DPR RI, H M Salim Fakhri SE MM kepada Serambinews.com, Rabu (10/1/2018).

Jangan sampai kenaikan ini menambah susah masyarakat mendapatkan beras.

Ini harus diantisipasi bersama dengan melibatkan bupati/gubernur Aceh.

Baca: Di Aceh Tenggara Ada Pohon Jadi Tiang Listrik, Banyak Kabel Melilit, Warga Khawatir

"Caranya dengan melakukan pemantauan harga beras di pasaran dan mengelar operasi pasar murah, " ujar Salim Fakhri.

Sementara itu, tauke beras Kecamatan Lawe Sigala-gala, Bukhari Budiman mengatakan, beras isi 15 kilogram jenis premium Rp 175.000 per sak dan beras IR Rp 150.000 per sak.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help