Petani Aceh Singkil Hadang Jalan Menuju Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit

“Kami mau lewat tidak dikasih perusahaan. Akhirnya parkir kendaraan di depan pos. Kami tidak bisa melintas perusahaan juga sama tidak boleh lewat,”

Petani Aceh Singkil Hadang Jalan Menuju Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
Warga memarkir sepeda motor bermuatan sawit di depan pos penjagaan PT Delima Makmur di kawasan Lae Tangga, Singkil Utara, Aceh Singkil, Rabu (10/1/2018) 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Sejumlah warga Aceh Singkil, hadang jalan menuju perusahan perkebunan kelapa sawit PT Delima Makmur, Rabu (10/1/2018).

Penghadangan dilakukan warga yang tergabung dalam kelompok tani Maju Bersama dan Suka Damai.

Baca: Hati-hati! Melintas di Jembatan Handel Aceh Singkil, Lantainya Bisa Lepas dan Terjatuh ke Sungai

Mereka memarkir kendaraan roda dua bermuatan bibit kelapa sawit dan kelapa di depan pos penjagaan milik perusahaan kawasan Dusun Lae Tangga, Telaga Bhakti, Kecamatan Singkil Utara.

Penutupan badan jalan lantaran petani tidak diperkenankan melintas areal hak guna usaha (HGU) perusahaan, menuju kebunnya di areal yang diketahui bernama SK IV.

“Kami mau lewat tidak dikasih perusahaan. Akhirnya parkir kendaraan di depan pos. Kami tidak bisa melintas perusahaan juga sama tidak boleh lewat,” ujar Surianto, salah seorang petani.

Baca: Pemerintah Aceh Diminta Alokasikan Dana Kelanjutan Jembatan Kilangan, Aceh Singkil Dalam APBA 2018

Humas PT Delima Makmur, Rahmatullah ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, tidak mengizinkan petani melintas, sebab areal SK IV yang ditanami warga masuk ke dalam HGU perusahaan.

“Dilarang karena secara legalitas itu (SK IV) masuk dalam legalitas perusahaan,” kata Rahmatullah.(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help