Warga Ulim Keluhkan Ambulance tidak Standby di Puskesmas, Ini Jawaban Kadis Kesehatan

"Selama satu tahun terakhir jika ada warga yang sakit terpaksa diboyong dengan mobil Kapolsek atau mobil warga lainya,

Warga Ulim Keluhkan Ambulance tidak Standby di Puskesmas, Ini Jawaban Kadis Kesehatan
IST
Mobil Ambulance 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Warga Kecamatan Ulim, Pidie Jaya (Pijay) selama satu bulan terakhir ini mengeluhkan mobil operasional ambulance yang ditempatkan di Puskesmas setempat kerap tidak berada ditempat karena dibawa pulang ke rumah petugas.

"Selama satu tahun terakhir jika ada warga yang sakit terpaksa diboyong dengan mobil Kapolsek atau mobil warga lainya akibat ambulance yang ditempatkan di Puskemas tidak standby ditempat," sebut Farhan (40) warga Keude Ulim, Pijay kepada Serambinews.com, Sabtu (10/2/2018).

Keluhan warga ini telah bekali-kali disampaikan agar mobil operasional ambulance tersebut tetap ditempatkan di Puskesmas agar warga jika mengalami sakit dapat segera dirujuk dengan menggunakan mobil resmi dalam penanganan medis terhadap warga.

Baca: Dewan Sorot Biaya Ambulance

"Kami mendesak agar Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk segera menertibkan kepala Puskesmas supaya dapat menempatkan mobil ambulance agar pelayanan kesehatan lebih maksimal," ujar Farhan.

Hubungi PSC 119

Kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya, Said Abdullah SH MKM kepada Serambinews.com, Sabtu (10/2/2018) mengatakan, keberadaan ambulance selama ini tidak mesti distandbykan di Puskesmas--seiring dengan diluncurkan Public Sagety Center (PSC) 119 sejak Selasa, 16 Januari 2018.

Karena masyarakat dapat menghubungi secara langsung ke nonor Ponsel 081362529119.

"Ini merupakan bentuk penyelamatan terhadap yang ditimpa musibah baik kellcelakaan lalulintas maupun bencana akam lainnya maka masyarakat dimanapun berada dapat menghubungi nomor Call Center tersebut (081362529119)," jelasnya.

Baca: Begini Perkembangan Kasus Jual Beras Bantuan di Pidie Jaya yang Ditangani Polres Pidie

Upaya aksi nyata ini adalah bentuk penyelamatan masyarakat dalam menanggulangi serta mempercepat bantuan kepada masyarakat yang memiluki peran besar dalam menyelesaikan segala masalah kesehatan terutama bagi warga yang tersebar di 222 gampong dalan delapan kecamatan di Pijay.

"11 Puskesmas di delapan kecamatan siap melanyani masyarakat yang membutuhkan," katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help