Rusak Kantor KIP dan Menjarah, TNI-Polri Lumpuhkan Massa
Namun, imbauan anggota polisi itu tak dihiraukan. Aksi protes itu berujung pada tindakan anarkis
Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Puluhan orang merusak Kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) di Banda Aceh, Selasa (27/2/2018) menjelang siang.
Tindakan anarkis dilakukan massa, karena mereka tidak menerima hasil pentepan pemenang pilkada.
Awalnya, massa salah satu pasangan pilkada itu melancarkan protes di depan kantor KIP, mereka menyampaikan keberatan atas hasil penetapan pemenang pilkada.
Baca: Ini 13 Larangan Bagi Personel Polisi di Pidie dan Pidie Jaya Dalam Pilkada 2018
Sejumlah anggota polisi juga terlihat menghalau dan meminta massa tetap tenang.
Namun, imbauan anggota polisi itu tak dihiraukan. Aksi protes itu berujung pada tindakan anarkis.
Massa yang semula mengusung sejumlah spanduk demontrasi akhirnya dengan berani merusak kantor KIP.
Tak hanya itu, para demonstran yang telah dibalut emosi, juga menjarah salah satu supermarket yang berada tak jauh dari Kantor KIP.
Baca: Deklarasi Pilkada Damai, Ini Pesan Plt Bupati Aceh Selatan untuk Pendukung Paslon Pengguna Medsos
Mereka mengeluarkan barang-barang dan merusak supermarket.
Aksi anarksi itu memaksa anggota Polri dan TNI untuk melumpuhkan massa. Personel Polri dan TNI berseragam lengkap melepaskan gas air mata peluru karet.
Kerusuhan pun terjadi, massa yang sempat memberi perlawanan akhirnya dipaksa mundur oleh anggota Polri dan TNI.
Sejumlah orang yang ditengarai sebagai provokator berhasil dibekuk.
Baca: Peringatan Untuk PNS, Beri Like di Media Sosial Kepada Calon Kepala Daerah Bisa Dihukum, Kecuali