Setelah Ada Titik Temu, Akhirnya Bus Sekolah Bubar dari Gedung Dewan

"Tidak ada masalah lagi, para sopir sudah pulang dan menerima. Tidak ada isu pergantian sopir,

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Sejumlah sopir bus sekolah mendatangi Kantor DPRK Pidie, Senin (26/2/2018). 

Laporan Nur Nihayati | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Akhirnya, para sopir memarkirkan 34 unit kendaraan bus sekolah di halaman gedung membubarkan diri alias pulang ke daerah masing-masing, Selasa (27/2) petang.

Pembubaran ini setelah ada titik temu paska dewan memanggil kepala dinas perhubungan Pidie dan para sopir ke ruang wakil rakyat.

Baca: Bus Sekolah Bermalam di Gedung Dewan, DPRK Pidie Sayangkan Nasib Anak Sekolah di Tangse dan Geumpang

"Tidak ada masalah lagi, para sopir sudah pulang dan menerima. Tidak ada isu pergantian sopir, ini karena salah paham saja," demikian Ketua Komici C DPRK Pidie, Isa Alima, Selasa petang.

Baca: Tak Terima STNK dan Kunci Bus Sekolah Ditarik, 34 Sopir Mengadu ke Kantor DPRK Pidie

Untuk diketahui sebelumnya, sebanyak 34 unit bus sekolah diparkir di halaman gedung dewan sejak Senin (26/2/2018) pukul 15.00 WIB.

Hal itu buntut protes para sopir karena tidak mau menyerahkan kunci dan STNK ke Dinas Perhubungan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved