Tafakur

Kerusakan Mental

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan

Kerusakan Mental

Oleh Jarjani Usman

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (QS. Ar-Ruum: 41).

Walau tanpa disadari, dalam hidup ini kita tidak bisa melepaskan diri dari sesuatu yang bersifat mengajarkan yang baik atau yang buruk kepada orang lain. Hal itu tak terlepas dari apa yang kita lakukan setiap hari. Bila itu buruk, jelas akan merusak mental orang banyak.

Seperti banyak terjadi di masa kini, mengatasnamakan rakyat untuk memenuhi hawa nafsu sendiri sudah bukan lagi sesuatu yang diluar dari kebiasaan. Untuk dana yang katanya murni untuk rakyat, misalnya, kadangkala hanya sekian puluh persen untuk kepentingan rakyat, sedangkan puluhan persen lainnya untuk orang yang mengatasnamakan rakyat. Hal itu berlangsung secara turun-temurun.

Sesungguhnya itu jelas bentuk kerusakan mental yang berkelanjutan, menahun dan masif. Disebut demikian karena para pendahulu terus mewarisi cara-cara melakukannya kepada para pelanjutnya. Sehingga cara-cara tak halal itu seakan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari program kerja.

Namun demikian, banyak yang tak mau mengakui itu suatu kerusakan mental yang berdosa. Padahal ketidakmauan mengakui dosa sendiri bisa menjadi penghalang bagi proses kembali ke jalan yang benar.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help