BREAKING NEWS - 2 PNS Disdik Aceh Timur Jadi Tersangka Korupsi Dana Sertifikasi Guru, BB Rp 807 Juta

"Kamis (8/3/2018) penyidik juga menyita uang Rp 807 juta sebagai barang bukti dan dititipkan ke rekening penitipan milik Kejaksaan," kata Hisyam.

BREAKING NEWS - 2 PNS Disdik Aceh Timur Jadi Tersangka Korupsi Dana Sertifikasi Guru, BB Rp 807 Juta
SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kejaksaan Negeri Aceh Timur menetapkan dua PNS di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Timur sebagai tersangka kasus korupsi.

Keduanya PNS itu masing-masing AM (56) dan HS (36). Mereka diduga terlibat korupsi pada penyaluran dana sertifikasi atau tunjangan profesi guru (TPG) PNSD Aceh Timur, semester II triwulan IV tahun 2017.

"Berdasarkan penyidikan, dan memperhatikan alat bukti yang ada, maka dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus ini sudah memenuhi syarat. Karena itu keduanya ditetapkan sebagai tersangka," kata Kajari Aceh Timur, M Ali Akbar SH MH, melalui Kasi Intel Khaerul Hisyam, Jumat (9/3/2018).

(Baca: Dana Sertifikasi Guru Diduga Dikorup)

(Baca: Dugaan Korupsi Proyek Pasar Modern Rp 58,6 Miliar, Kejati Aceh Periksa Kadis Perkim Abdya)

(Baca: Ada Wacana Penghapusan Pidana Jika Pejabat Kembalikan Uang Korupsi, Setujukah Anda?)

Sebelumnya, kata Hisyam, penyidikan kasus tersebut, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print-213/N.1.21/Fd.1/02/2018 tanggal 5 Februari 2018 tentang dugaan tindak pidana korupsi pada penyaluran dana tunjangan profesi guru pada PNSD Aceh Timur, semester II triwulan IV tahun 2017.

Hisyam menambahkan, penyidik telah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan dengan mengumpulkan alat-alat bukti guna menetapkan tersangkanya. Sejauh ini, penyidik sudah memeriksa 100 lebih saksi, dan sudah mengumpulkan alat bukti lainnya.

(Baca: Viral, Foto Anggota DPRD Sumatera Barat Pegang Uang Dollar di Depan Kasino di Singapura)

"Kamis (8/3/2018) kemarin penyidik juga menyita uang sejumlah Rp 807 juta sebagai barang bukti dan telah dititipkan ke rekening penitipan milik Kejaksaan," jelas Hisyam.

"Sementara kita tetapkan dua tersangka, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain," demikian Hisyam.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved