“Saya Bupati Rakyat Pidie, tidak Mau ke Partai Dulu”

BUPATI Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik yang namanya disebut-sebut masuk dalam jajaran Pengurus DPA PA periode 2018-2023 secara tegas

“Saya Bupati Rakyat Pidie, tidak Mau ke Partai Dulu”
Abusyik

BUPATI Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik yang namanya disebut-sebut masuk dalam jajaran Pengurus DPA PA periode 2018-2023 secara tegas membantah dan menyatakan tidak setuju.

Menurut Abusyik, pencantuman namanya sebagai Wakil Ketua Umum DPA PA tanpa sepengetahuan dirinya. Abusyik menyayangkan keputusan tersebut karena tidak ada konfimasi dengannya.

Dikatakan Abusyik, meskipun saat ini banyak partai politik (baik nasional maupun lokal) yang ingin meminangnya menjadi pengurus, namun dia mohon maaf untuk sementara ini belum bisa bergabung karena sedang fokus menyelesaikan persoalan masyarakat sebagai Bupati Pidie.

“Loen Bupati Rakyat Pidie, hana ek uroh rumoh tangga gob. (Saya bupati rakyat Pidie, tidak ingin urus rumah tangga orang),” begitu penegasan Abusyik yang dihubungi via ponselnya, Jumat (9/3) pukul 18.30 WIB.

Abusyik menyatakan tidak ingin tugasnya sebagai Bupati Pidie terganggu oleh tugas-tugas partai. “Saya tegaskan lagi bahwa pencatuman nama saya dalam kepengurusan DPA PA tidak sah,” katanya.

Selain pernyataan langsung, Serambi juga menerima siaran pers yang dikirim Tim Asistensi Bupati Pidie, Tgk Mukhtar Syafari juga berisi bantahan Abusyik terkait namanya masuk dalam kepengurusan DPA PA.

Siaran pers itu antara lain menulis, menyikapi pemberitaan media yang menyebutkan nama Roni Ahmad alias Abusyik masuk dalam kepengurusan DPA PA sebagai wakil ketua, pencantuman itu tanpa sepengetahuan Abusyik. “Abusyik menyayangkan keputusan itu karena tidak ada konfirmasi dengan beliau,” timpal salah seorang anggota tim asistensi Abusyik yang juga menelepon Serambi.

Siaran pers itu juga menulis permintaan maaf Abusyik karena untuk sementara ini belum bisa bergabung sebab sedang fokus menyelesaikan persoalan masyarakat sebagai Bupati Pidie.

Abusyik menjabat sebagai Bupati Pidie periode 2017-2022 setelah diusung oleh rakyat melalui jalur independen. “Saya merupakan bupati milik rakyat karena diusung oleh rakyat bukan bupati milik kelompok. Kecuali kalau nantinya rakyat yang menginginkan saya bergabung menjadi pengurus partai maka itu cerita lain,” demikian siaran pers dari tim asistensi Bupati Pidie.

Terhadap siaran pers itu, Serambi mengkonfirmasikan kepada Abusyik. Dia membenarkan bahwa memang dirinya yang meminta tim asistensi membuat pernyataan tertulis itu.

Abusyik berharap kepada masyarakat jangan mudah termakan fitnah pihak tertentu yang ingin memecah belah tim Abusyik. Menurutnya, sampai saat ini Tim Posko Rakyat Pidie dari atas sampai ke tingkat gampong belum dibubarkan, masih seperti semula. (aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved