Dorr! BNN Aceh Tembak Dua Pengedar Narkoba di Ingin Jaya Aceh Besar, Ini Barang Bukti Diamankan

Dari empat pengedar narkoba yang kita tangkap, dua di antaranya, yakni Ri dan Mu, terpaksa kita beri tindakan tegas

Dorr! BNN Aceh Tembak Dua Pengedar Narkoba di Ingin Jaya Aceh Besar, Ini Barang Bukti Diamankan
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh mengamankan barang bukti saat penangkapan tersangka pengedar sabu-sabu di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Sabtu (10/3/2018) dini hari, pukul 00.45 WIB 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, menembak dua pengedar narkoba sabu-sabu.

Tindakan tegas, terarah dan terukur itu dilakukan petugas BNN Aceh. Pasalnya kedua bandar sabu-sabu itu berusaha melawan petugas dan melarikan diri pascaditangkap Sabtu (10/3/2018) dini hari, pukul 00.45 WIB.

Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser MH, melalui Kepala Bidang Pemberantasan, Amanto SH MH, Minggu (11/3/2018) menjelaskan penangkapan para berdasarkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan peredaran dan penyalahgunaan sabu-sabu di salah satu gampong di Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, semakin mengkhawatirkan.

Baca: BNNP Aceh Bekuk Sopir Pengguna Narkoba, Sita 10 Bungkus Sabu-sabu dalam Plastik Bening

Sehingga petugas bergerak cepat untuk memastikan informasi itu. Petugas BNN Aceh pun diturunkan untuk menyelidiki dan mengkroscek informasi itu.

"Ternyata, laporan itu benar saat petugas menggerebek sebuah rumah di Gampong Ajee, Kecamatan Ingin Jaya dan menangkap empat tersangka," sebut Amanto.

Ia menyebutkan keempat tersangka itu, dua di antaranya berasal dari Kecamatan Ingin Jaya, yakni Ri dan Mu.

Baca: Resmi Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Kepala BNN Baru, Ini Rekam Jejak Heru Winarko

Sementara dua lainnya, warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, masing-masing SH dan RF.

Bersama para tersangka petugas ikut mengamankan barang bukti (BB) 85 paket kecil sabu-sabu yang telah dibungkus plastik bening, lima Hp dan dua dompet milik tersangka berisikan KTP dan SIM.

"Dari empat pengedar narkoba yang kita tangkap, dua di antaranya, yakni Ri dan Mu, terpaksa kita beri tindakan tegas, karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Lalu dua lainnya, yakni SH dan RF saat ditangkap tidak memberikan perlawanan," tegas Amanto.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help