Mengenal Sejarah Stephen Hawking, Seorang Ilmuwan Jenius Ahli Fisika

Karyanya mengenai asal-usul dan struktur alam semesta merevolusi fisika menjadi yang kita kenal sekarang.

Mengenal Sejarah Stephen Hawking, Seorang Ilmuwan Jenius Ahli Fisika
Stephen Hawking(chemtrailsplanet) 

SERAMBINEWS.COMStephen Hawking yang meninggal pada 13 Maret 2018 merupakan salah satu fisikawan teoritis paling ternama dalam sejarah.

Karyanya mengenai asal-usul dan struktur alam semesta merevolusi fisika menjadi yang kita kenal sekarang.

“Belum pernah ada ilmuwan setelah Albert Einstein (selain Hawking) yang bisa memikat imajinasi publik dan mendekatkan dirinya dengan puluhan juta manusia di seluruh dunia,” kata Michio Kaku, profesor fisika teoritis di City University of New York seperti dilansir dari New York Times, Rabu (14/3/2018).

Hawking lahir di Inggris pada 8 Januari 1942. Dia mempelajari ilmu fisika di University College, walaupun ayahnya memintanya belajar pengobatan.

Setelah lulus, dia meneliti kosmologi di Cambridge University.

Pada awal 1963, Hawking yang saat itu mau berulang tahun yang ke-21 didiagnosis dengan amyotrophic lateral sclerosis (ALS) atau penyakit Lou Gehrig.

Dia sempat dikira hanya akan bisa bertahan hidup selama dua tahun, tetapi nyatanya bisa hidup hingga usia 76 tahun.

Namun, penyakit ALS yang diderita Hawking bukan tanpa dampak.

Ia perlahan-lahan kehilangan kemampuannya untuk bergerak dan harus memakai kursi roda. Pada 1985, Hawking harus menjalani operasi trakeostomi yang membuatnya kehilangan kemampuan untuk berbicara.

Untungnya, sebuah alat yang dibuat oleh Cambridge University membantunya untuk berkomunikasi.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved