Tim Verifikasi BPN RI Dihadang Ratusan Masyarakat Abdya, Ini Persoalannya

Tiba-tiba mobil Bupati Aceh Barat Daya bersama rombongan diminta berhenti dan menghadap massa

Tim Verifikasi BPN RI Dihadang Ratusan Masyarakat Abdya, Ini Persoalannya
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Tim verifikasi Kementrian Agraria dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI dihadang oleh seratusan masyarakat Aceh Barat Daya (Abdya) di kawasan Desa Cot Mantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya, Rabu (14/3/2018) sekira pukul 15:50 WIB 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Tim verifikasi Kementrian Agraria dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI dihadang oleh seratusan masyarakat Aceh Barat Daya (Abdya) di kawasan Desa Cot Mantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya, Rabu (14/3/2018) sekira pukul 15:50 WIB.

Penghadangan itu dilakukan, saat tim verifikasi bersama Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH dan rombongan melakukan peninjauan ke area HGU PT Cemerlang Abdi (PT CA).

Baca: Setelah Jembatan Beton Ambruk Diterjang Banjir, BPBK Abdya Bangun Jembatan Darurat

Peninjauan tim bersama bupati itu dilakukan, terkait diajukan perpanjangan izin HGU milik PT CA yang telah berakhir 30 Desember 2017 lalu.

Namun, sesuai melakukan peninjauan ke beberapa lokasi HGU PT CA.

Tiba-tiba mobil Bupati Abdya bersama rombongan diminta berhenti dan menghadap massa.

Baca: Bupati Akmal Ibrahim Mutasi Besar-besaran Pejabat Abdya, 107 Orang Dilantik dan 56 Nonjob

Salah satu permintaan maayarakat pada tim verifikasi dan bupati Abdya agar tidak memperpanjangkan HGU PT CA.

"Stop perpanjangan HGU PT CA. Karena, seperti ibu dan bapak-bapak BPN lihat, selama 30 tahun, PT CA tidak serius mengelola, sehingga sampai saat ini hanya ada hutan," ujar Harman salah seorang perwakilan masyarakat. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help