Proyek Pengairan Aceh Banyak Dicoret Pusat

Pemerintah pusat melalui Tim Mendagri banyak mencoret proyek Dinas Pengairan Aceh yang diusul dalam Rancangan

Proyek Pengairan Aceh Banyak Dicoret Pusat
Bendungan Keureuto di Aceh Utara 

* Dinilai bukan Kewenangan Provinsi

BANDA ACEH - Pemerintah pusat melalui Tim Mendagri banyak mencoret proyek Dinas Pengairan Aceh yang diusul dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (RAPBA) 2018. Alasannya, pusat menilai proyek-proyek di atas 3.000 hektare itu bukan kewenangan Pemerintah Aceh menggunakan APBA, melainkan kewenangan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pengairan Aceh, Ir Hasanuddin menyampaikan hal ini kepada Serambi, Minggu (1/4). Menurutnya, Tim Mendagri banyak mencoret proyek fisik usulan Dinas Pengairan Aceh itu dalam pertemuan dengan Tim Angaraan Pemerintah Aceh (TAPA) dua pekan lalu. Pertemuan ini membahas isi Pergub RAPBA 2018.

Lebih lanjut, Hasanuddin juga menyebutkan proyek-proyek usulan Dinas Pengairan Aceh menggunakan APBA se-Aceh yang dicoret Tim Mendagri. . Menurut Hasanuddin, usulan proyek-proyek yang dicoret pusat itu, sudah dilaporkannya kepada gubernur pekan lalu dan gubernur bisa memahaminya, meski diakuinya itu aspirasi masyarakat. “Jadi kita tangani daerah irigasi dengan areal sawah 1.000-3.000 hektare saja,” kata Hasanuddin. Untuk menangani perbaikan daerah irigasi di atas 3.000 hektare dan pengamanan banjir sungai dan pantai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, menurut Hasanuddin, Gubernur Irwandi berharap Balai Wilayah Sungai Pusat yang ada di Aceh untuk mengambil alih usulan paket proyek dicoret Mendagri itu guna diusul untuk proyek 2019, sehingga bisa dikerjakan tahun depan. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help