Selama Lima Tahun Terakhir, Penduduk Sabang Bertambah 1.763 Jiwa

Dalam menyikapi tantangan kependudukan saat ini maupun yang akan datang, maka kata Faisal, diperlukan antisipasi cerdas dan kerja keras.

Selama Lima Tahun Terakhir, Penduduk Sabang Bertambah 1.763 Jiwa
KENDARAAN pribadi dan angkutan barang mulai antre di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (22/12). Dalam beberapa hari ke depan diperkirakan akan terjadi peningkatan penumpang menuju Balohan Sabang jelang libur panjang akhir tahun. 

Laporan Muhammad Nasir | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG – Dalam lima tahun terakhir penduduk Sabang bertambah sebanyak 1.763 jiwa.

Karena adanya pertambahan penduduk dan menyiasati pembangunan kedepan, Pemko Sabang, BKKBN Aceh dan BKKBNSabang mulai menyusun Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDKP) Sabang.

Ketiga lembaga itu menggelar Fasilitasi Teknis Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 5 aspek kabupaten/kota, Rabu (11/4/2018) di Aula Kantor Bappeda Sabang.

Salah satu tujuan penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan itu untuk memadukan kebijakan.

Karena persoalan penduduk akan melibatkan seluruh sektor terkait secara terpadu dengan mengacu proyeksi pertumbuhan penduduk.

Baca: Aulia dan Clara Juara Karya Tulis dan Pidato Kependudukan

Kepala Bappeda sabang, Faisal Azwar mengatakan, pembangunan pada dasarnya ditujukan untuk kesejahteraan penduduk, karena penduduk harus berlaku sebagai subjek dan objek pembangunan.

Dalam menyikapi tantangan kependudukan saat ini maupun yang akan datang, maka kata Faisal, diperlukan antisipasi cerdas dan kerja keras.

Guna mengendalikan kualitas penduduk, pembangunan keluarga dan penataan administrasi kependudukan.

Sekda Sabang, Drs Zakaria mengatakan ,melalui Grand Design Pembangunan Kependudukan nantinya dapat menjadikan acuan dalam berbagai perencanaan pembangunan yang berwawasan kependudukan.  

Sehingga terciptanya komitmen dari seluruh pemangku kebijakan untuk menjadikan data dan informasi kependudukan sebagai dasar penetapan sasaran perencanaan pembangunan. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help