Rumah Warga Diberondong OTK

Rumah milik Ahmad Budiman (71), warga Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara

Rumah Warga Diberondong OTK
IAN RIZKIAN MILYARDIN, Kapolres Aceh Utara

* Menggunakan Senpi Laras Panjang

LHOKSUKON – Rumah milik Ahmad Budiman (71), warga Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara pada Jumat (13/4) sekira pukul 06.00 WIB, diberondong dua pria tak dikenal dengan menggunakan senjata api (senpi) laras panjang. Dari empat tembakan tersebut, dua di antaranya mengenai mobil pikap Carry warna hitam dan Toyota Avanza Veloz warna putih. Sedangkan dua tembakan lagi menerpa beton teras rumah.

Usai mendapat laporan penembatan itu, Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin bersama Wakapolres Kompol Suwalto, Kabag Ops Kompol Edwin Aldro, Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kasat Intel AKP Yofie Artanta, serta tim INAFIS langsung turun ke lokasi. Petugas juga memasang police line di tempat kejadian untuk memudahkan proses penyelidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, saat kejadian penembakan tersebut, anak korban Noviana (30) sedang duduk bersama suaminya, Ulil Azmi (30), di ruang tamu. Tiba-tiba mendengar suara letusan senjata api sebanyak empat kali. Lalu, keduanya mengintip dari jendela rumah tersebut,” kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin kepada Serambi, kemarin.

Menurut Kapolres, anak dan menantu korban sempat melihat ada dua pria menggunakan sepeda motor (sepmor) jenis matic berada di depan rumah itu, lalu mereka langsung kabur. Di lokasi kejadian, rinci Ian Riazkian, petugas menemukan empat selongsong peluru kaliber 6,6 mm, dan tiga pecahan proyektil. “Barang bukti tersebut sudah kita amankan untuk proses penyelidikan,” ujar AKBP Ian Rizkian.

Disebutkan Kapolres Aceh Utara, saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan lanjutan. “Jadi, kita belum bisa mengungkap motif dari kejadian tersebut, begitu juga dengan pelakunya. Karena kasus ini masih butuh proses penyelidikan lanjutan,” ucapnya. “Nanti, petugas juga akan memeriksa saksi untuk pengembangan kasus tersebut,” imbuh dia.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi, kemarin, menerangkan, saat ini petugas sedang memeriksa Ulul Azmi sebagai saksi dalam kasus tersebut. “Kita belum bisa memastikan jenis senjatanya. Sebab itu, selongsong dan pecahan proyektil akan dibawa ke Pusat Laboratoium Forensik Polri Cabang Medan untuk diuji,” tukasnya.

Sementara itu, pemilik rumah korban pemberondongan, Ahmad Budiman kepada Serambi, kemarin, mengaku, dia sempat mendengar dua kali tembakan. Kala itu, Ahmad sempat mengira kalau suara letusan itu berasal dari bengkel yang berada di sebelah rumah dia. “Saat itu, saya hendak keluar dari dalam rumah, tapi dilarang anak saya karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kejadian tersebut terjadi setelah shalat Subuh,” pungkas Ahmad Budiman.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help