Emas Rp 1,9 Juta/Mayam

Harga emas di Banda Aceh, Rabu (2/5), Rp 1.900.000/mayam (belum termasuk ongkos)

Emas Rp 1,9 Juta/Mayam
PEDAGANG emas, Murizal melayani pelanggan di tokonya, Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Rabu (2/5).

BANDA ACEH - Harga emas di Banda Aceh, Rabu (2/5), Rp 1.900.000/mayam (belum termasuk ongkos). Sementara empat hari lalu harga “si kuning” mencapai Rp 1.940.000/mayam (belum termasuk ongkos). “Dalam dua hari ini, tren emas mengalami penurunan Rp 40.000/mayam,” kata Pedagang Emas di Jalan Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Murizal kepada Serambi kemarin.

Ia menjelaskan turunnya harga emas tersebut disebabkan harga emas dunia yang turun dari 1.350 per troy ons menjadi 1.310 per troy ons. Hal itu juga disebabkan karena hubungan Korea Utara dan Korea Selatan yang sudah membaik, sehingga berpengaruh ke harga emas.

Meskipun harga emas masih terbilang tinggi, namun masyarakat banyak yang beli daripada yang jual dengan perbandingan 70:30. Menurut Murizal, umumnya yang beli untuk keperluan investasi dan mahar. “Kita banyak terima tempahan untuk mahar. Misal perjanjian nikah setelah lebaran dengan mahar 15 mayam, maka pelanggan sudah ngumpul-ngumpul dulu emasnya jauh-jauh hari dengan beli 5 mayam dulu, nanti kalau ada uang ia beli lagi,” sebutnya.

Sementara yang menjualnya yaitu untuk berbagai kebutuhan, seperti pedagang pekaian jadi yang menjual emasnya untuk tambahan modal usaha. Rata-rata emas yang dijual 10 atau 20 mayam untuk dibelanjakan ke Jakarta yang kemudian dagangannya itu dijual lagi di Banda Aceh untuk kebutuhan puasa dan Idul Fitri nanti. (una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help