Intel Irak Tangkap Pengelola Uang ISIS Antarnegara, Lalu Ciduk Komandan Lain Dengan Aplikasi Ini

Al Eithawi dan Jamal, menurut Hashimi, adalah dua tokoh paling senior ISIS yang bisa ditangkap dalam kondisi hidup

Editor: Muhammad Hadi
Twitter
Saddam Jamal, seorang pria Suriah yang menjabat gubernur ISIS di wilayah Efrat 

SERAMBINEWS.COM - Para agen rahasia Irak sukses menangkap orang dekat pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dan menggunakan ponsel orang itu untuk memancing empat petinggi ISIS ke dalam perangkap.

"Ismail Al Eithawi alias Abu Zaid al-Iraqi ditangkap pada Februari lalu di Turki lalu diserahkan ke aparat intelijen Irak," kata penasihat keamanan pemerintah Irak, Hisham Al Hashimi, Kamis (10/5/2018).

Hashimi menyebut Al Eithawi sebagai pembantu dekat pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi yang bertanggung jawab atas lalu lintas uang milik ISIS di sejumlah bank berbeda di beberapa negara.

Baca: VIDEO Pasukan Khusus AS Serbu Markas ISIS di Afganistan Berlangsung Dramatis

Baca: Mahathir Mohamad, Janji Evaluasi Investasi China dan Karier Politik Menjadi Perdana Menteri Malaysia

Para agen intelijen Irak menggunakan aplikasi Telegram di ponsel milik Al Eithawi untuk memancing beberapa komandan ISIS agar menyeberangi perbatasan dari Suriah ke Irak.

"Setelah memasuki wilayah Irak, mereka langsung kami tangkap," papar Hashimi.

Para petinggI ISIS yang ditangkap aparat intelijen Irak itu termasuk Saddam Jamal, seorang pria Suriah yang menjabat gubernur ISIS di wilayah Efrat.

Al Eithawi dan Jamal, menurut Hashimi, adalah dua tokoh paling senior ISIS yang bisa ditangkap dalam kondisi hidup.

Baca: Sniper Pasukan Elit Inggris Tembak Komandan ISIS Dari Jarak 1,5 Km Pada Malam Hari, Begini Misinya

Baca: Israel Serang Suriah, 28 Jet Tempur Dikerahkan dan Tembakkan 70 Misil ke Berbagai Sasaran

Penangkapan para komandan senior ISIS ini diumumkan pemerintah lewat televisi pada Rabu (9/5/2018).

Hashimi menambahkan, operasi penangkapan ini merupakan kerja sama dinas intelijen Irak dan Amerika Serikat, sebagai bagian dari perang melawan ISIS di Irak dan Suriah.

Menyusul penangkapan Al Eithawi, para agen intelijen AS dan Irak sukses mengungkap rekening bank yang digunakan ISIS dan kode-kode komunikasi rahasia yang digunakan para pemimpin ISIS ini.

Selain kedua tokoh senior itu, operasi ini sukses mencokok tiga orang komandan, yaitu warga Suriah Mohammad Al Qadeer, serta dua warga Irak, Omar Al Karbouli dan Essam Al Zawbai.

Baca: Kisah Pria Ini Lari dari Penjara Seperti Dalam Film, Lewati Sniper, Hutan Penuh Beruang dan Serigala

Baca: VIDEO - Tank Tanpa Awak Milik Rusia Terekam Kamera Saat Uji Coba, Lihat Keunggulan Tempurnya

"Kini ruang geraknya semakin sempit," kata Hashimi merujuk Abu Bakar al-Baghdadi yang nama aslinya adalah Ibrahim Al Sammarai.

Baghdadi, yang memproklamirkan berdirinya negara Islam Suriah, setelah merebut kota Mosul, kini diyakini tengah berada di persembunyiannya di sebuah titik di perbatasan Irak dan Suriah.

Baghdadi terpaksa bersembunyi setelah sejumlah kota di Irak dan Suriah yang direbutnya, satu persatu jatuh ke tangan tentara Irak.(*)

Baca: Helikopter Penyelamat Prancis Dilewati Dua UFO, Ini Hasil Analisis Rekamannya

Baca: Kisah Sule: Awal Nikah Upah Rp 20 Ribu Sehari dan Digugat Cerai Ketika Gaji Rp 20 Juta Sekali Tampil

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Begini Cara Intelijen Irak Tangkap 5 Orang Dekat Abu Bakr al-Baghdadi

https://internasional.kompas.com/read/2018/05/10/20585841/begini-cara-intelijen-irak-tangkap-5-orang-dekat-abu-bakr-al-baghdadi.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved