Ketika Ujaran Kebencian Makan Korban

SEORANG pejabat setingkat kepala dinas di Kota Lhokseumawe, yaitu Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Gampong

Ketika Ujaran Kebencian Makan Korban
ARI LASTA IRAWAN, Kapolres Lhokseumawe

SEORANG pejabat setingkat kepala dinas di Kota Lhokseumawe, yaitu Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG) dianggap menyebar ujaran kebencian terhadap pemerintah dan institusi Polri melalui akun facebook-nya sehingga harus berurusan dengan polisi.

Pejabat berinisial BS tersebut mengakui kalau kedua akun facebook yang memuat dugaan ujaran kebencian tersebut adalah miliknya dan status tersebut diunggahnya sendiri. “Saya memposting tulisan-tulisan tersebut untuk memberikan kritikan ke arah yang lebih bagus lagi,” kata BS sebagaimana dikutip penyidik Polri. Berdasarkan penelusuran Serambi, kata-kata yang diposting Bu di akun facebook-nya terkait insiden di Mako Brimob dan berbagai hal lainnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan didampingi Kabagops Kompol Ahzan dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha saat konferensi pers menyebutkan, BS ditangkap oleh Satreskrim Polres Lhokseumawe, Selasa (15/5). penangkapan itu berawal dari penelusuran tim cyber Polres Lhokseumawe dan menemukan sejumlah postingan ujaran kebencian terhadap pemerintah dan institusi Polri di akun facebook Bukhari Syamruh dan Bukhari Sr.

Menurut Kapolres Lhokseumawe, saat ini BS telah ditahan dan dibidik dengan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Kepada polisi, BS mengakui kalau akun tersebut merupakan miliknya dan postingan-postingan dugaan ujaran kebencian tersebut telah mulai dipostingnya sejak awal 2017 dan terakhir, Selasa 15 Mei 2018.

Atas pengakuan itu, pihak kepolisian membuat laporan dan menggelar perkara secara internal. “Kesimpulannya, BS ditetapkan sebagai tersangka dan kita tahan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses hukum lanjutan,” pungkas Ari Lasta Irawan.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help